December 11, 2018

Usut Obor Rakyat, Polri Turunkan Intelijen

Tabloid Obor Rakyat (IST)


Intelijen – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan ada intelijen kepolisian yang bekerja untuk menindaklanjuti laporan terhadap tabloid Obor Rakyat.

“Perlu ditelusuri,” ujarnya saat dihubungi Tempo, Kamis, 12 Juni 2014.

Langkah tersebut diambil untuk menelusuri tindak tanduk Obor Rakyat dan dampak bagi masyarakat umum yang dirugikan.

Menurut Boy, kepolisian juga masih perlu berkoordinasi dengan Dewan Pers. Dengan begitu, bisa diketahui apakah tabloid itu merupakan karya jurnalistik atau hanya lembaran media yang bertujuan melakukan penghinaan. “Kalau kita bicara tentang kebebasan pers, itu kajiannya harus ke sana,”

Saat ini laporan terhadap tabloid Obor Rakyat masih dalam tahap penyelidikan untuk menentukan apakah ada tindak pidana. Kepolisian, menurut Boy, masih mengkaji persoalan ini bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakumdu) dan masyarakat umum yang merasa dirugikan.

“Berangkat dari awal pengumpulan fakta, ada dugaan pelanggaran hukum,” katanya.

Isi berita tabloid Obor Rakyat lebih banyak menyudutkan calon presiden Joko Widodo. Tabloid ini beredar di sejumlah daerah di Indonesia. Di antaranya Pulau Madura dan beberapa kota di daerah tapal kuda, seperti Lamongan dan Jember. Tabloid itu bahkan juga dikirimkan ke sejumlah pesantren.

Sumber: Tempo

Share Button

Related Posts