September 20, 2017

Twitter Ubah Kebijakan Privasi soal Data Pengguna

ilustrasi


intelijen – Twitter memulai memberikan peringatan kebijakan privasi terbarunya kepada pengguna. Hl tersebut dilakukan sebagai upaya pemberitahuan bahwa apa yang akan dilihat oleh pengguna kemungkinan berubah.

“Kami memperbarui kebijakan privasi. Anda akan mulai melihat tweet yang lebih relevan dan iklan berdasarkan kunjungan Anda ke sebuah situs dengan konten Twitter. Kami juga bekerja bersama mitra untuk meningkatkan iklan khusus yang telah dilihat. Bahkan kami memberi Anda kontrol terhadap data,” kata Twitter.

Lantas apa yang berubah dari kebijakan baru tersebut? Okezone telah merangkumnya dari Product Reviews yang disitat Kamis (18/5/2017) berikut ini.
Personalisasi Iklan

Sebagaimana yang telah diungkap dalam pemberitahuannya, pengguna Twitter kini bisa melakukan personalisasi iklan yang muncul di halaman linimasa. Jika Anda menceklis bagian ini, maka iklan yang muncul akan berdasarkan ketertarikan Anda.

Persoanlisasi Berdasarkan Aplikasi

Jika Anda memilihnya, maka Twitter akan menampilkan dan menyimpan aplikasi di perangkat untuk membantu menunjukkan konten yang lebih relevan. Meski demikian pihak Twitter mengatakan tak akan melihat data di dalamnya.

Personalisasi Berdasarkan Semua Aplikasi 

Twitter selalu menggunakan informasi seperti di mana Anda melakukan sign-up dan lokasi terkini, untuk membantu menampilkan konten yang lebih relevan. Pengaturan ini memungkinkan Twitter untuk melakukan personalisasi berdasarkan tempat yang dikunjungi.

Memata-matai Jejak di Web

Twitter menggunakan data ini untuk personalisasi pengalaman. Jejak penjelajahan web browsing ini tak akan menyimpan nama, e-mail, dan nomor telefon.

Bagikan Data ke Rekan Terpilih

Pengaturan ini memungkinkan Twitter untuk membagikan data tertentu seperti nama, e-mail, dan nomor telefon melalui rekan terpilih. Rekan itu harus setuju bahwa ia tak akan membagikan informasi tersebut tanpa sepengetahuan pengguna.

Share Button

Related Posts