July 22, 2018

Twitter Hapus 1,2 Juta Akun Teroris Sejak 2015

(Foto: Reuters)


intelijen – Laporan Transparansi yang baru saja dirilis Twitter menunjukkan bagaimana situs mikrobloging itu mengatasi konten terorisme. Sejak Agustus 2015, Twitter disebut sudah menghapus lebih dari 1,2 juta akun yang mempromosikan terorisme.

Sepanjang semester akhir tahun lalu, Twitter telah memberikan penangguhan permanen pada 274.460 akun untuk alasan yang sama, lebih sedikit dari jumlah akun yang mereka tangguhkan pada semester pertama 2017.

Menurut Twitter, ini adalah hasil kerja keras selama bertahun-tahun untuk memastikan bahwa platform mereka tidak menjadi tempat yang menarik untuk orang-orang yang mempromosikan konten terorisme.

Mengutip Engadget, dari semua akun yang dihapuskan pada semester kedua tahun lalu, 93 persen di antaranya ditandai oleh alat dan algoritma internal Twitter. Sekitar 74 persen akun diblokir bahkan sebelum pemiliknya bisa mengunggah tweet apapun.

Laporan Transparansi ini juga menunjukkan bahwa ada kenaikan 38 persen terkait penghapusan konten karena melanggar hak cipta, baik di Twitter maupun di Persicope.

Twitter juga membahas tentang usaha berbagai pemerintah untuk membatasi kebebasan berekspresi di dunia online. Terakhir, platform media sosial ini membahas tentang usaha mereka untuk terus meningkatkan kualitas keterbukaan dan diskusi publik di seluruh dunia.

Share Button

Related Posts