May 24, 2018

Twitter Bakal Kedatangan Fitur Percakapan Rahasia?

(Foto: Reuters)


intelijen – Fitur enkripsi di aplikasi pesan instan mulai banyak digunakan, Twitter pun tak mau ketinggalan “mengamankan” pesan penggunanya dari intipan pihak luar.

Media sosial yang bermarkas di San Francisco, Amerika Serikat ini dikabarkan tengah mengembangkan fitur “pesan rahasia” untuk para penggunanya. Fitur ini sejatinya adalah pesan antar-pengguna (direct message/DM) yang sudah dimiliki Twitter, namun dilindungi oleh teknologi enkripsi.

Hal ini pertama kali terungkap oleh pengguna Twitter, Jane Manchun Wong dengan akun @wongmjane. Lewat akunnya, ia melampirkan beberapa gambar bukti bahwa Twitter memang tengah menguji coba fitur enkripsi di DM.
“Twitter sedang menggarap DM rahasia yang dienkripsi!” ungkap Jane sambil melampirkan beberapa cuplikan gambar yang menunjukkan adanya pilihan “Secret Conversation”.

Dikutip KompasTekno dari TechCrunch, Selasa (8/5/2018), fitur ini sejatinya sudah dipikirkan Twitter sejak jauh-jauh hari ketika whistleblower Edward Snowden meminta Jack Dorsey untuk segera mengamankan Direct Message pada Twitter.

“Masuk akal, dan akan kami pikirkan,” kata Jack Dorsey saat Snowden memintanya untuk mengenkripsi pesan di Twitter.

Kendati demikian, belum ada kabar jelas soal kapan fitur ini akan diluncurkan. Namun kemampuan enkripsi ini diramalkan bakal segera hadir dalam versi pembaruan berikutnya.

Fitur enkripsi pada pesan antar-pengguna di Twitter memang sudah seharusnya hadir sejak lama. Pasalnya, Twitter bisa menjadi salah satu cara untuk terhubung dengan orang lain tanpa harus memiliki nomor ponsel, dan sangat rawan untuk diretas.

Dengan enkripsi end-to-end, pesan yang dikirim akan diacak dengan sebuah kode. Pesan yang telah diacak itu kemudian dikembalikan lagi dengan pembaca kode di sisi penerima.

Beberapa waktu lalu Twitter pun sempat mengimbau seluruh penggunanya untuk mengganti password. Sebab, sistem penyimpanan password di Twitter sempat tak berfungsi karena sebuah bug.

Ketika itu ada kekhawatiran terjadinya peretasan akun atau penjualan data seperti yang tengah menimpa Facebook. Terkait fitur enkripsi pesan ini, pihak Twitter masih enggan untuk berkomentar.
Sumber: Tech Crunch

Share Button

Related Posts