November 14, 2018

Tsamara PSI Siap Layani AHY, Praktisi ‘Debat’: Ilmu Debat tak Bisa Hanya Didapat via Program Magang

Agus Harimurti Yudhoyono dan Anisa Pohan (ist)


intelijen – Politisi Partai Demokrat Andi Arief menantang pihak-pihak yang meremehkan kemampuan dan intelektualitas Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini mengundang siapapun untuk berdebat ilmiah dengan AHY.

“Hak siapapun untuk menganggap remeh kemampuan dan intelektualitas AHY. Saya mengundang siapapun yang ragu itu untuk bertemu AHY dan berdebat dengan dia. Dari yang seumuran maupun yang lebih tua, termasuk yang merasa lebih hebat silahkan datang. Waktu kapan saja,” tegas Andi Arief di akun Twitter @AndiArief__.

Dua nama disebut Andi. Yakni mantan aktivis PRD yang kini bergabung di PDIP, Budiman Sudjatmiko, dan pengamat politik Mochtar Pabottingi. “Saya menantang @budimandjatmiko dan Prof @MPabottingi untuk share dan debat soal geopolitik dengan AHY. Terbuka boleh, tertutup tidak masalah. Asal Yunarti gak ikut karena plagiat,” tulis @AndiArief__.

Secara khusus Andi juga menantang politisi PSI untuk berdebat dengan AHY. “Saya juga akan fasilitasi seluruh milineal yang ada di partai @psi_id untuk bicara dan debat dengan AHY tentang kaum milenial, masa depan dunia dan masa depan Indonesia,” tantang @AndiArief__.

Mahasiswi Universitas Paramadina yang pernah magang di Balai Kota DKI era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Tsamara Amani, merespon tantangan Andi Arief.

Di akun @TsamaraDKI, politisi PSI ini menulis: “Saya siap menerima tantangan mas @AndiArief__ soal debat tentang dinasti politik dan anak muda Indonesia bersama Mas AHY. Tapi sebelum itu, saya mau tanya dulu sama Mas Andi, apa benar saudara di bawah ini kader PD? Saya mau khusnudzon, saya gak percaya kualitas kader PD model begini …”

Praktisi hukum yang pernah menjadi Tim Debat Nasional Konstitusi MK 2012, Arman Garuda Nusantara, meragukan kemampuan Tsamara untuk berdebat dengan AHY.

“Anda beretorika saja masih belum lurus sudah ngajak berdebat orang. Belajar orasi dulu sana baru ngajak berdebat semua orang. Jangan-jangan pegang Toa saja masih gemeteran ehh sok-sok’an nantang semua orang berdebat. Ilmu berdebat itu tak bisa hanya didapatkan lewat Program Magang,” tegas Arman di akun @armangn8.

Share Button

Related Posts