May 29, 2017

Trump: Penyelidikan FBI Terhadap Rusia Sangat Menyakitkan AS

Donald Trump


intelijen – Presiden Donald Trump mengatakan penyelidikan FBI soal dugaan intervensi Rusia dalam pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) sangat merugikan negaranya. Rusia telah dituduh melakukan intervensi untuk membantu Trump menang pilpres.

Presiden Trump telah menunjuk seorang pengacara khusus untuk mengawasi penyelidikan soal dugaan “kolusi” Rusia dan dirinya.

Rusia selama ini dituding campur tangan dalam pilpres AS yang menyebabkan kekalahan Hillary Clinton, calon presiden dari Partai Demokrat. Namun, Moskow telah berulang kali membantahnya.

Mantan Direktur FBI Robert Mueller telah dipilih untuk memimpin penyelidikan tersebut.

”Saya percaya ini sangat menyakitkan negara kita, karena ini menunjukkan bahwa kita adalah negara yang terpecah, tidak bercampur, dan tidak bersatu,” kata Trump kepada CNN dan CNBC yang dilansir Jumat (19/5/2017).

Reaksinya berbeda dengan apa yang dia sampaikan hari Rabu dalam pernyataan yang dirilis Gedung Putih. “Saya berharap untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat,” katanya dua hari lalu.”

Penunjukan Mueller disambut oleh politisi dari kedua belah pihak—Partai Demokrat dan Partai Republik. Seruan penyelidikan khusus ini muncul setelah Trump memecat Direktur FBI James Comey pekan lalu.

Comey lantas membeberkan bahwa dia dipecat setelah Trump menekannya untuk menghentikan penyelidikan dugaan kolusi tim kampanyenya dengan Rusia.

”Dengan semua tindakan ilegal yang terjadi dalam kampanye (Hillary) Clinton dan Pemerintahan Obama, tidak pernah ada penasihat khusus yang ditunjuk,” tulis Trump di Twitter pada hari Kamis.

Kasus dugaan persekongkolan kubu Trump dan Rusia dalam pilpres 2016 lalu telah memicu para anggota parlemen AS dari Partai Demokrat menyerukan pemakzulan Presiden Trump.

Share Button

Related Posts