April 22, 2018

Trump Kerahkan Militer Amankan Perbatasan dengan Meksiko

Donald Trump (ist)


intelijen – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersumpah untuk mengirim militer guna mengamankan perbatasan negara adidaya itu dengan Meksiko. Trump mengikuti jejak langkah para pendahulunya dengan mengirim personil militer ke wilayah perbatasan.

“Kami akan melakukan cara-cara militer,” kata Trump di Gedung Putih, menambahkan bahwa itu akan menjadi sebuah langkah besar seperti dikutip dari BBC, Rabu (4/4/2018).

Sebelumnya Trump mengancam akan memotong bantuan ke Honduras di tengah laporan “kafilah” pencari suaka menuju AS.

Sebelumnya langkah ini juga pernah ditempuh oleh dua pendahulu Trump. Barack Obama pernah mengirim sekitar 1.200 tentara untuk menjaga penjara. Semetara George W Bush mengerahkan sekitar 6.000 pasukan untuk membantu patroli perbatasan dalam apa yang disebut Operasi Jump Start.

Selama makan siang dengan para pemimpin negara-negara Baltik, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (Nafta) sangat berisiko kecuali Meksiko menghentikan aliran migran.

Sebelumnya, Trump telah mengeluarkan pernyataan mengenai “kafilah” migran yang menuju utara dari Amerika Tengah.

“Kafilah besar orang-orang dari Honduras, sekarang datang melintasi Meksiko dan menuju ke ‘Perbatasan Lemah Hukum’ kami, sebaiknya dihentikan sebelum tiba di sana,” cuitnya.

“Sapi perah Nafta sedang dimainkan, seperti bantuan luar negeri ke Honduran dan negara-negara yang memungkinkan ini terjadi,” imbuhnya.

Trump telah berulang kali bercuit tentang tentang imigrasi ilegal selama beberapa hari terakhir, menuduh Partai Demokrat mengizinkan “perbatasan terbuka, obat-obatan dan kejahatan”.

Share Button

Related Posts