March 26, 2019

TKN Jokowi Tuding Prabowo tak Niat Ibadah di Masjid Semarang, Dahnil: Ini Bahaya! Stop Lompat Pagar

Prabowo Subianto dan Joko Widodo (bbc)


intelijen – Blunder kembali dibuat kubu capres/cawapres nomor urut 01. Jika sebelumnya Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan Joko Widodo “tukang sholat dan puasa”, kini Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Maruf Amin, Johnny G Plate, juga “lompat pagar”, mengurusi ibadah Prabowo Subianto.

Politisi NasDem itu menduga Prabowo Subianto punya motif kampanye terkait agenda salat jumat di Masjid Agung Semarang, Jawa Tengah atau Masjid Kauman.

Johny menduga Prabowo tidak berniat ibadah di Masjid Kauman. Ia menilai Prabowo memiliki motif lain yang bernuansa politis sehingga pengurus Masjid Agung Semarang keberatan menerima Prabowo.

Pernyataan Jonhny G Plate itu mendapat reaksi keras dari koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil A Simanjuntak. Mantan Ketum Pemuda Muhammadiyah itu menyesalkan pernyataan Jonhnya yang non Muslim.

“Agaknya, statement ini tak elok dan berbahaya. Stoplah ‘lompat pagar’. Pernyataan ini berbahaya dan bisa menjadi ancaman serius bagi keberagaman, Anda mengurusi niat ibadah orang yang berbeda agama dengan Anda Bang Jhoni. Mohon diingatkan Pak @jokowi timsesnya,” tulis Dahnil di akun Twitter @Dahnilanzar menanggapi tulisan bertajuk “Soal Larangan Prabowo Salat Jumat di Masjid Agung, Ini Respons Kubu Jokowi”.

Ironisnya, guru besar Universitas Sumatra Utara (USU) Yusuf Leonard Henuk membenarkan pernyataan Jonhny G Plate. Di akun @ProfYLH, Yusuf Henuk menegaskan: “Suka atau tidak sudah tepat @bawaslu_RI telah berkirim surat ke BPN terkait undangan hadiri @prabowo jumat’an di Masjid Kauman Semarang (15-02-2019), telah TKN duga @prabowo jumat’an bukan untuk ibadah, sehingga sudah tepat Ketua Masjid Agung Semarang menyampaikan keberatan pula.”

Sebelumnya, Johnny G Plate, menanggapi keberatan Takmir Masjid Kauman, KH. Hanief Ismail, atas rencana Prabowo Subianto sholat Jumat di Masjid Kauman.

“UU tak memperbolehkan, bukan hanya tempat ibadah, tapi sekolah tak boleh juga. Klo ada calon yang pergi calon ke tempat ibadah yang ditolak,” ujar Johnny seperti dikutip sindonews (14/02).

Share Button

Related Posts