October 18, 2018

“TGB Loncat ke Jokowi Karena ‘Kutu Loncat’, Tak ada Urusan dengan Cikeas!”

Joko Widodo dan Tuan Guru Bajang (ist)


intelijen – Waketum DPP Partai Hanura Gede Pasek Suardika menilai, keputusan mantan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) untuk mendukung Joko Widodo karena yang diurus Partai Demokrat hanya “Keluarga Cikeas”.

Mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Andi Arief, mengungkap alasan TGB berbalik mendukung Jokowi. Andi menduga TGB mengalami hal serupa dengan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Cagub Kalimantan Timur Syaharie Jaang, yang diduga dikriminalisasi.

“Para kader Partai Demokrat melihat ada yang janggal dari raut wajah TGB. Seperri dalam tekanan besar. Mudah2an TGB kuat menjalaninya,” tulis Andi di akun Twitter @AndiArief__.

@AndiArief__ menambahkan: “Dugaan sementara tampaknya TGB mengalami hal yang aerupa seperti yang terjadi dengan Lukas Enembe Gub Papua dan Jaang di Kalimantan Timur.”

Tak kalah garang, mantan staf khusus Mendagri Gamawan Fauzi, Umar Syadat Hasibuan menyebut TGB sebagai “kutu loncat”. “Beritanya tendensius bangett sih. TGB loncat karena kutu loncat gak ada urusan sama Cikeas,” tegas Umar di akun @Umar_Hasibuan_ menanggapi tulisan bertajuk “TGB Loncat ke Jokowi karena Demokrat Cuma Urus Keluarga Cikeas”.

Seperti dikutip viva (11/07), Gede Pasek Suardika menilai, keputusan TGB untuk mendukung Joko Widodo adalah buah dari sikap Partai Demokrat sendiri. “Setahu saya yang serius diurus adalah harus family Cikeas. Di luar itu pasti tidak,” kata Pasek.

Pasek beralasan kenapa Demokrat hanya mengurus keluarga Cikeas (keluarga SBY), dia bercermin pada hasil konvensi capres Demokrat untuk menghadapi Pemilu 2014 lalu. “Lihat saja kasus konvensi Capres yang lalu, pemenangnya ditinggal begitu saja karena bukan keluarganya,” katanya.

Maka dari itu, politisi asal Bali ini menilai, TGB bersikap mendukung Jokowi lantaran Partai Demokrat bersikap seperti itu. “Bisa jadi TGB sudah paham soal itu sehingga membut manuver baru untuk membuka peluang ke Jokowi daripada di tempatnya sekarang,” ungkap Pasek.

Share Button

Related Posts