October 21, 2018

Terkait Penyadapan, PM Australia Tak Mau Minta Maaf

Tony Abbott (IST)


Tony Abbott (IST)

Tony Abbott (IST)

 

intelijen – Perdana Menteri Australia Tony Abbott menolak permintaan maaf terhadap pemerintah Indonesia terkait penyadapan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan beberapa menteri.

“Jangan harap Australia akan meminta maaf karena telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi negara baik sekarang maupun di masa lalu,” kata Abbott dalam pidatonya di hadapan parlemen Australia, Selasa (19/11) sebagaimana dikutip dari Sydney Morning Herald.

Abbott mengatakan, semua pemerintah di mana saja mengumpulkan informasi dari negara manapun. “Semua pemerintahan mengumpulkan informasi dan …setiap pemerintahan tahun bahwa pemerintahan yang lain juga mengumpulkan informasi,” papar Abbott.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, penyadapan itu berdampak sangat serius terhadap hubungan Indonesia dan Australia. Karena itu, lanjutnya, akan sangat sulit bagi duta besar menjalankan tugasnya dalam kondisi tersebut.

“Memutuskan untuk memanggil pulang duta besar Indonesia di Canberra untuk konsultasi. Mustahil dan tidak mungkin seorang duta besar Indonesia di suatu negara dalam kaitan ini di Canberra Australia, bisa melakukan tugas-tugasnya seperti lazimnya, ditengah suasana yang sangat mengganggu ini,” kata Marty di kantor Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Jakarta Senin (18/11).

Share Button

Related Posts