December 14, 2018

Tantangan Kasus Novel Baswedan Adalah Semangat Untuk Melawan Lupa

Febri Diansyah


intelijen – Kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang. Hingga saat ini pelaku belum juga ditemukan.

“Sejauh ini belum ada informasi ditemukannya tersangka penyerangan. Kemarin informasi yang saya dapatkan dari WP (Wadah Pegawai) setelah silaturrahni ke rumah Novel, memang belum ada perkembangan terbaru,” ujar Jurubicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Rabu (20/6).

Penyerangan terhadap Novel merupakan pukulan bagi lembaga antirasuah karena ia merupakan salah satu penyidik yang handal. KPK pun berharap pelaku penyerangan yang terjadi pada waktu Subuh di 11 April 2017 lalu cepat ditemukan.

Febri juga menjelaskan saat ini pihaknya sedang menghadapi tantangan dari kasus yang menimpa Novel yakni semangat untuk melawan lupa. Ia menambahkan jika lembaga antirasuah akan menghormati setiap tindakan Presiden Joko Widodo untuk menyelesaikan kasus ini kedepan.

“Salah satu tantangan dari kasus-kasus seperti ini adalah semangat kita untuk terus melawan lupa dan kalau memang nanti setelah Idul Fitri Presiden memandang perlu melakukan hal-hal lain, tentu kita hormati bersama,” tukasnya.

Novel Baswedan disiram air keras oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk alasan yang belum diketahui. Namun demikian dalam kurun waktu satu tahun lebih dua bulan paska kejadian penyiraman air keras tersebut Polri masih belum juga mampu mengungkap siapa dalang di balik penyerangan tersebut

Share Button

Related Posts