March 27, 2019

Tantang Prabowo Taruhan, Jubir Gus Dur Kecam Wiranto: Penguasa Jangan Ajari Rakyat Taruhan!

Prabowo Subianto (republika)


intelijen – Para elit penguasa sebaiknya tidak mengajari rakyat taruhan. Apapun motifnya, taruhan itu lebih mendekati kepada perjudian.

Penegasan itu disampaikan mantan juru bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie Massardi menanggapi serius tantangan taruhan Menko Polhukam Wiranto kepada capres nomor urut dua Prabowo Subianto.

“Dilarang taruhan. Para elite penguasa sebaiknya tidak mengajari rakyat taruhan. Apa pun motifnya, taruhan itu lebih mendekati kepada perjudian,” tegas Adhie di akun Twitter @AdhieMassardi menanggapi tulisan bertajuk “Wiranto Tantang Prabowo Taruhan Rumah”.

Wiranto menantang Prabowo taruhan rumah terkait pernyataan Prabowo yang dikutip media massa sebelumnya, di mana jika Prabowo kalah di Pemilu maka Indonesia bisa punah.

Dalam pemikiran yang berbeda, pengacara kondang yang menyeberang ke kubu Jokowi, Ruhut Sitompul menilai “prediksi” Prabowo itu sebagai ancaman terhadap rakyat.

“Gaya-baya Wowo nakut-nakuti rakyat Indonesia persis pinang dibelah kampak dengan para pendukung yang mengalahkan Ahok Pilgub DKI waktu meneror rakyat kalau Ahok menang Jakarta terbakar, sekarang ‘Prabowo kalau Kalah Indonesia punah, rakyat cerdas tidak takut dengan ancaman,” tulis Ruhut di akun @ruhutsitompul.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memberikan catatan terkait pernyataan Prabowo. Menurut Fahri, peringatan Prabowo tersebut seharusnya disambut dengan kajian yang serius bukan justru dicibir. Di masyarakat awam belum terlalu dipahami bahwa antara ketimpangan ekonomi dan negara punah ada hubungannya.

“Di masyarakat awan, belum terlalu dipahami bahwa antara Ketimpangan ekonomi dan Negara Punah ada hubungannya. Itulah sebabnya pidato @prabowo bukan membawa kajian yang serius malah dicibir. Termasuk dari yang rada bisa mikir. Kecuali kalau semua sdh #GakMikir. #NegaraBisaPunah,” tegas Fahri di akun @Fahrihamzah.

Wiranto menegaskan, negara akan punah tidak mungkin secara tiba-tiba namun mesti ada gejala, indikasi atau ada peningkatan eskalasi sangat serius yang mengancam eksistensi negara itu.

Share Button

Related Posts