December 18, 2017

“Tak Sanggup Urus Bandara Soeta, Bubarkan Saja Kemenhub dan KemenBUMN”

Joko Widodo dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (aktual)


intelijen – Pernyataan keras dilontarkan praktisi hukum senior Arman Garuda Nusantara terkait kabar penjualan Bandara Soekarno-Hatta.

Mantan staf ahli Menpan RB ini, menegaskan, jika Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN tidak sanggup mengurusi Bandara Soeta, lebih baik dua kementerian itu dibubarkan.

“Apa Pemerintah Cq @KemenBUMN @kemenhub151 sudah tidak sanggup lagi mengurusi Bandara Soekarno-Hatta??? Kalau ngurusi Bandara seperti itu saja sudah tidak sanggup, lebih baik dibubarkan saja itu dua Kementerian,” tulis Arman Garuda Nusantara di akun Twitter @armangn8.

Penegasan @armangn8 itu menanggapi tulisan bertajuk “Kabar Bandara Soeta Dijual Viral, Menteri Budi: Cuma Kerja Sama”

Diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membantah kabar penjualan Bandara Soekarno-Hatta yang sempat viral di media sosial. Budi mengatakan, pemerintah hanya merencanakan pengembangan bandara tersebut bersama pihak swasta.

“Jelas kita tidak ada niat menjual Bandara Soetta. Apa yang kita lakukan malah lebih banyak melakukan kerja sama dengan pihak swasta,” kata Budi yang menjadi pembicara dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat (17/11).

Budi juga mengungkapkan, adanya defisit anggaran dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Dari kebutuhan Rp 1500 triliun untuk belanja infrastruktur, kata Budi, hanya tersedia Rp 250-500 triliun di APBN. “Sehingga ada gap (jarak) sekitar Rp 1000 triliun.”

Hal itu mendorong pemerintah untuk menawarkan sejumlah proyek strategis pada swasta. Namun, Budi menegaskan pihaknya hanya menawarkan proyek yang jelas dan menjanjikan untuk dikelola.

Dari hasil pilahan Kemenhub, kata Budi, ada setidaknya 20 proyek pelabuhan dan 10 bandara yang siap ditawarkan. “Jika prospeknya bagus, kita lakukan kerjasama terbatas, bukan tidak terbatas, antara 10-30 tahun,” kata Budi.

Share Button

Related Posts