March 26, 2019

Tagar #DukungBukaLapak Unggul, Kini #UninstallJokowi Menuju Puncak Trending Topic

Joko Widodo (tribunnews)


intelijen – Polemik soal cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky di akun Twitter @achmadzaky, yang menyinggung “presiden baru” belum mencapai klimaks.

Netizen terbelah! Mendukung Zaky dan menentang Zaky. Pendukung Zaky pun menggalang hastag atau tagar #DukungBukaLapak, sedangkan penentang Zaky mengusung #uninstallbukalapak.

Pengembang pengukuran analisis media sosial Drone Emprit, Ismail Fahmi, di akun @ismailfahmi mencatat: “Penonton deg-degan.. sedikit lagi sodara-sodara! Jarak antara #DukungBukaLapak dan #UninstallBukaLapak tinggal 4 km kurang. Awas di depan ada tikungan. Kedua kubu harus hati-hati. Siap siaga, kalau ada pasukan bot menyerang :-D.”

Hingga saat ini, #DukungBukaLapak dan #uninstallbukalapak berkejaran menduduki puncak trending topic Twitter. Uniknya, saat dua tagar itu bersaing muncul tagar #UninstallJokowi.

Akun @mpuanon menulis: “Daripada #UninstallBukalapak atau #UninstallTraveloka lebih baik: #UninstallJokowi tanggal 17 April nanti.”

Komunikator Partai Demokrat Cipta Panca Laksana ikut menggalang targar #UninstallJokowi. “Nah ini lebih cocok hesteknya #uninstalljokowi,” tulis Panca di akun @panca66 menanggapi cuitan akun @Ndon08Back. Sebelumnya @Ndon08Back menulis: “Tgl 17 April #UninstallJokowi.”

Caleg Demokrat Adamsyah WH menimpali komentar Panca. “Aplikasinya dimana bro? Hehehe #UninstallJokowi,” tulis Adam di akun @DonAdam08. “Di TPS tanggal 17 April #uninstalljokowi hahaha,” balas @panca66.

Achmad Zaky sendiri akhirnya meminta maaf kepada pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan menghapus cuitan yang menghebohkan itu. “Buat pendukung pak Jokowi, mohon maaf jika ada yang kurang sesuai kata-kata saya, jadi misperception. Saya kenal Pak Jokowi orang baik. Bahkan sudah saya anggap seperti Ayah sendiri (sama-sama orang solo). Kemarin juga hadir di HUT kami. Tidak ada niat buruk tentunya dari tweet saya,” tulis @achmadzaky.

Share Button

Related Posts