October 17, 2018

Sosiolog: Dimana Komisi ASN Ketika Ahok Hampir Setiap Minggu Mencopot Pejabat DKI?

Basuki Tjahaja Purnama (ist)


intelijen – Kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang merotasi empat wali kota dan Satuan Kepala Perangkat Daerah (SKPD) dipertanyakan sejumlah pihak. Bahkan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menyatakan pelantikan pejabat baru di Pemprov DKI tidak sah.

Sosiolog Musni Umar mempertanyakan sikap “tebang pilih” KASN terkait penggantian SKPD dan pejabat di DKI. Rektor Universitas Ibdu Chaldun ini membandingkan sikap KASN di era Anies dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Baru sekarang saya dengar suara Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) ketika Gubernur Anies mencopot seluruh Walikota dan seorang Bupati di DKI. Di mana KASN ketika Ahok hampir setiap minggu merotasi dan mencopot pejabat DKI? Dimana KASN ketika Djarot mencopot dan melantik pejabat DKI,” tulis Musni Umar di akun Twitter @musniumar.

Menurut Musni, di masa Ahok hampir tiap minggu melantik pejabat, tidak ada evaluasi. “Dimasa Ahok hampir tiap minggu ada pelantikan pejabat. Tidak ada evaluasi. Kalau ada laporan dari masyarakat melalui sms tentang seorang pejabat langsung dicopot tanpa peringatan,” tegas @musniumar.

Sebelumnya, Komisioner KASN Sofian Effendi menyatakan pelantikan sejumlah pejabat baru di lingkungan Pemprov DKI tidak sah.

Sebaliknya, Anies sendiri meminta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tidak memanaskan situasi akibat perombakan sejumlah jabatan di lingkungan Pemprov DKI.

“Menurut saya yang dingin lah. Teman-teman enggak usah kompor-komporin, KASN juga enggak usah panas-panasin, mau kenceng-kencengan,” kata Anies seperti dikutip cnnindonesia (18/07).

KASN,Komisi Aparatur Sipil Negara,Anies Baswedan,Sofian Effendi,Ahok,Basuki Tjahaja Purnama,Musni Umar,Universitas Ibnu Chaldun

Share Button