December 18, 2018

Skema B20, Cara Cepat Pemerintah Sembuhkan Rupiah

Darmin Nasution (ist)


intelijen – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Darmin Nasution menegaskan, pemerintah sudah maksimal untuk menguatkan nilai tukar Rupiah terhada Dolar AS. Salah satunya adalah melalui penerapan skema B20 (Biodiesel 20 persen) pada Bahan Bakar Minyak (BBM).

Darmin mengakui, banyak tekanan yang meminta agar Rupiah dapat sehat kembali dengan cara instan. Merespons tekanan itu, pemerintah telah menerapkan skema B20 dalam produksi BBM. Dengan skema ini, pemerintah memberlakukan campuran biodiesel 20 persen untuk BBM public service obligation (PSO) dan non PSO

“Tekanan jalan terus. Kita lagi mencari yang sifatnya instan, biar cepat. Sehingga kita putuskan B20, dan itu bergerak sudah. Tapi secepat-cepatnya dia begerak, respons dipasar juga tidak kalah cepat,” papar Darmin di Gedung Nusantara II DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (5/9/2018).

Darmin mengklaim skema B20 sebagai cara cepat guna memperkuat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

“Kami percaya hari-hari ini kurs akan lebih tenang daripada kemarin-kemarin. Coba saja lihat nanti,” tegasnya.

Cara berikutnya adalah mempermudah perizinan. Terkait hal itu, pemerintah telah meluncurkan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Single Submission (OSS).

“Pada waktu kita meluncurkan OSS itu pesannya, kita mau mendorong investasi dan ekspor secepat-cepatnya sehingga kita menciptakan perizinan yang paling sederhana,” jelas Darmin.

Menurut Darmin, langkah tersebut menunjukkan pemerintah sudah optimal mengatasi pelemahan rupiah. Hanya saja, realisasi memang belum optimal.

“Kita sendiri tahu dari awal situasinya memang harus dilakukan langkah-langkah dan sudah dilakukan. Tapi realisasinya memang tidak secepat yang diharapkan,” katanya. (TS)

Share Button

Related Posts