November 18, 2018

Sekjen PDIP Tuding Kubu Prabowo-Sandi Hanya Retorika

Hasto Kristiyanto


intelijen – Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto melontarkan ‘serangan’ terhadap kubu Prabowo-Sandi. Menurutnya, pihak pasangan capres-cawapres nomor urut 02 itu hanya mengandalkan retorika.

Sementara itu, kata Hasto, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus bekerja keras.

“Di tengah kritik yang sangat deras, bahkan lebih deras dari air terjun Niagara, Pak Jokowi tetap menunjukkan kualifikasi kepemimpinan yang terus bekerja,” ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya, Senin (15/10/2018).

“Hasilnya tiga event internasional berhasil diselenggarakan dengan baik. Sementara yang di sana, masih mengandalkan retorika,” lanjutnya.

Pernyataan Hasto ini berkaitan dengan sejumlah event skala internasional yang berhasil diselenggarakan pemerintahan Jokowi dalam waktu berdekatan. Di antaranya ialah Asian Games, Asian Para Games, dan pertemuan IMF-World Bank 2018. Menurut Hasto, penyelenggaraan tiga acara ini sukses.

“Keberhasilan penyelenggaraan Asian Games, Asian Para Games, dan Annual Meeting IMF World Bank terbukti efektif bangun kepercayaan diri bangsa,” ujar Hasto.

Hasto mengatakan keberhasilan ini tak lepas dari sejarah Indonesia di masa lampau. Indonesia, sebut dia, merupakan bangsa pejuang. Hasto pun menyindir pemimpin yang suka menebar pesimisme.

“Kini masih ada saja pemimpin yang selalu meneriakkan energi negatif bahwa Indonesia mau bubar, bahwa ekonomi bangsa adalah kebodohan. Lalu di mana kesadaran sejarah dan nasionalisme pemimpin seperti ini?” sebutnya.

Ia menambahkan, Indonesia butuh pemimpin yang tahan banting dan rendah hati. Hasto kemudian mengungkit isu harga chicken rice yang dilemparkan cawapres Sandiaga Uno yang berpasangan dengan Prabowo Subianto.

“Mereka yang menggunakan kampanye pilpres hanya dengan ujaran kebencian, dan menyederhanakan kepemimpinan hanya sekedar tafsiran harga chicken rice, serta membiarkan timnya menyerang tanpa data, hanyalah para pemburu kekuasaan yang melihat jabatan presiden sebagai tujuan semata,” tutur Hasto.

Hasto berharap Prabowo-Sandi bisa belajar dari gelaran Asian Para Games. Apa maksudnya?

“Kekuasaan adalah alat untuk membawa kemajuan dan kebesaran bangsanya. Pak Prabowo dan Pak Sandi semoga dapat mengambil inspirasi dari Para Games tersebut,” tandas Hasto.(TS)

Share Button

Related Posts