May 26, 2018

Sayeret Shaldag, Tiru Metode Pelatihan SAS (3)

SAS, Panutan Sayeret Khaldag (eliteukforces.info)


SAS, Panutan Sayeret Khaldag (eliteukforces.info)

INTELIJEN.co.id – Seperti yang dilakukan Sayeret Matkal pada pertengahan dekade 1950-an, Sayeret Shaldag juga mencontoh SAS. Sayeret Shaldag menerapkan metode pelatihan pasukan elit Inggris tersebut, mengirimkan sebuah tim kecil dengan menggunakan peralatan paling canggih yang dapat dibeli.

Bahkan setelah personel lulus dari pelatihan, unit operator akan menerima buku David Starling, pencipta SAS. Buku tersebut berisikan kampanye melawan Jerman di Timur Tengah selama PD II.

Total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pelatihan Sayeret Shaldag mencapai 22 bulan, dua bulan lebih lama ketimbang unit khusus lainnya di IDF. Pelatihan termasuk pada penugasan operasional bersama-sama dengan unit yang telah ada.

Prajurit yang akan menjadi personel Sayeret Shaldag menjalani latihan yang sama dengan pelatihan Sayeret Matkal. Pelatihannya sendiri sengaja dibuat berseri. Prajurit akan melewati serangkaian navigasi dan kemudian beberapa lagi pelatihan militer seperti perang terbuka, penunjukan laser dan lain-lain. Setiap seri latihan menghabiskan waktu selama seminggu.

Metode ini dirancang untuk memberikan pengalaman navigasi kepada prajurit, tanpa membuat mereka menjadi tidak menyukai pelatihan navigasi sebagai rutinitas. Selain itu juga, pelatihan seperti ini membantu mempertahankan kondisi fisik prajurit, selama melakukan misi navigasi.

Dengan metode pelatihan tersebut, perbedaan kemampuan antara Sayeret Shaldag dengan Sayeret Matkal dapat diperkecil. Saat ini, satu-satunya perbedaan pelatihan dua unit ini, hanya pada penunjukan laser dan pelatihan a-ground cooperatin di Sayeret Shaldag dan pengumpulan informasi intelijen pada pelatihan Sayeret Matkal.

Pelatihan dimulai dengan pelatihan infanteri selama empat bulan, diikuti dengan pelatihan infanteri tingkat menengah selama dua setengah bulan. Setelah menjalani dua fase latihan ini, prajurit akan memulai pelatihan unik selama lebih dari setahun, yang terdiri dari :
– Pelatihan terjun payung di sekolah terjun payung IDF selama dua   minggu.
– Pelatihan kontra teror di sekolah peperangan kontra teror IDF   selama tiga minggu
– Pelatihan navigasi disegala kondisi cuaca selama beberapa bulan
– Pelatihan menyelam selama satu bulan
– Pelatihan Air-to-ground dan operasi pengangkutan udara
– Pelatihan penunjuk laser
– Kursus di sekolah pengintaian dan intelijen milik IDF selama   dua bulan
– Sejumlah besar pelatihan operasi, termasuk pelatihan sniper selama enam minggu yang terdiri dari      dua fase. Kursus pelatihan   penembak sniper infanteri selama tiga minggu yang diadakan oleh sekolah sniper IDF, dan tiga minggu pelatihan sniper di sekolah peperangan kontra teror IDSF. (repro INTELIJEN)

Share Button