February 24, 2019

Said Aqil Tolak Minta Maaf Soal Seruan Kader NU Kuasai Masjid, Pemikir Islam: Tak Patut dan Provokatif

Joko Widodo dan KH Said Aqil Siroj (wartaNU)


intelijen – Wakil Presiden Jusuf Kalla telah menengahi polemik pernyataan Ketum PB NU KH Said Aqil Siroj terkait kader NU yang harus mendominasi semua bidang agama.

JK menegaskan siapa saja selama memiliki kemampuan yang baik, tentu dapat menjadi Imam masjid, KUA, dan Khatib, tanpa perlu memandang organisasi.

Laman nu.or.id, memuat pernyataan lengkap Kyai Said saat menghadiri Harlah ke-73 Muslimat NU di Gelora Bung Karno (27/01). “Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, Menteri Agama, harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, [nanti dianggap] salah semua; nanti banyak [tuduhan] bidah kalau selain NU. Ini bidah nanti. Tari-tari sufi [dituduh] bidah nanti,” ujar Kya Said seperti dikutip nu.or.id.

Tak hanya Jusuf Kalla, Sekjen MUI Anwar Abbas juga telah mendesak Kyai Said untuk meminta maaf dan mencabut ucapan itu.

Namun, Kyai Said Aqil menolak karena merasa tidak ada yang salah dari pernyataannya tersebut. Selain itu, menurut Said, NU adalah organisasi Islam yang independen.

“Sekjen majelis ulama meminta saya mencabut ungkapan saya kemarin, saya atau NU bukan bawahan ulama, tidak ada hak mereka perintah-perintah saya,” kata Said saat membuka acara Rakornas Lembaga Dakwah Nahdahtul Ulama (LDNU) se-Indonesia (28/01).

Said Aqil menyebut MUI hanyalah forum silaturahmi ulama lintas organisasi Islam, bukan induk NU. Lebih jauh, dia justru membusungkan badan bahwa sebagai pimpinan PBNU tidak takut pada siapa pun.

Aktivis muda NU yang juga tokoh Jaringan Islam Liberal (JIL) Saidiman Ahmad mendukung pernyataan lantang Kyai Said yang menolak meminta maaf. “MUI itu forum silaturrahmi. Bukan induknya NU. Hahaha. Ini yang saya suka dari Kiai Said. Mantap,” tulis Saidiman di akun Twitter @saidiman.

Di sisi lain, pemikir Islam Prijanto Rabbani menyesalkan penolakan minta maaf oleh Kyai Said. Menurut Prijanto, statemen Kyai Said yang menyatakan “tidak takut kepada siapapun” tidak patut disampaikan oleh Kyai Said sebagai ketum ormas Islam.

“Statemen yang tak patut keluar dari lisan seorang ketua Ormas Islam… Sangat provokatif!,” tegas Prijanto di akun @RabbaniProjects mengomentari tulisan bertajuk “Said Aqil Tolak Minta Maaf soal Seruan Kader NU Kuasai Masjid: Saya Tak Takut Siapa Pun”.

Share Button

Related Posts