December 10, 2018

Rupiah Sesi Pagi Dibuka Tertekan di Level Rp13.873/USD

Rupiah dan Dollar AS


intelijen – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (7/6/2018) dibuka kembali tertekan di kisaran level Rp13.873/USD. Penyusutan mata uang Garuda saat euro menjaga tren positif.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.868/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah menguat dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya Rp13.875/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, pada sesi pembukaan berada di level Rp13.878/USD atau berbalik menyusut dari posisi perdagangan kemarin Rp13.854/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal perdagangan ada di kisaran Rp13.860-Rp13.879/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga memperlihatkan penurunan di awal sesi untuk kehilangan tipis ke level Rp13.873/USD dan menjadi sinyal negatif. Posisi tersebut tidak lebih baik dari kemarin Rp13.851/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi berada pada posisi Rp13.873/USD atau tergelincir dari posisi penutupan sebelumnya di level Rp13.852/USD. Pergerakan harian rupiah menjelang akhir pekan berada pada level Rp13.843-Rp13.876/USD.

Sementara seperti dilansir Reuters, euro menjaga raihan positif ketika tetap mendekati level tertinggi dalam dua pekan terhadap beberapa mata uang rival lainnya. Hal ini seiring meningkatnya harapan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengumumkan untuk mengakhiri program stimulusnya pada akhir tahun.

Sentimen tersebut mendorong euro ke level tertinggi dua minggu di posisi 1,17955 terhadap USD, pada perdagangan Rabu, kemarin. Sementara pada perdagangan hari ini, euro dalam sesi sebelumnya diperdagangkan pada posisi 1,1781 versus USD untuk memperpanjang kenaikannya sepanjang pekan ini menjadi 1,0%.

Euro juga menguat terhadap mata uang lainnya, dengan mencapai tertinggi dua minggu seperti saat melawan franc Swiss di level 1,1640 dan terhadap Yen Jepang, menjadi 129,83. Yen melemah terhadap banyak mata uang karena meredanya kekhawatiran atas politik Italia dan reli berbasis teknologi di saham global meningkatkan sentimen risiko.

Dolar memperpanjang pemulihan dari level terendah lima minggu menjadi 108,115 terhadap Yen yang disentuh pada 29 Mei . Dalam sesi terakhir mencapai 110,15 yen, setelah mencapai tertinggi dua minggu di level 110,27 pada akhir perdagangan AS, Rabu kemarin.

Share Button

Related Posts