December 14, 2018

Rocky Gerung: Kalian Masih Anggap Fiksi itu Kebohongan? Dungu Amat!

Joko Widodo dan Aktivis Sosial Media (ist)


intelijen – Pengamat politik yang juga dosen filsafat Universitas Indonesia (UI), Rocky Gerung, di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (10/04) membeberkan pengertian kata “fiksi” yang selalu dimaknai dengan kebohongan.

Dalam uraian panjang itu, Rocky salah satunya menyebut “kitab suci adalah hal yang fiksi, namun berbeda dengan fiktif”.

Mengingat Rocky sering menyindir Pemerintahan Joko Widodo dengan sindiran keras, loyalis Jokowi ramai-ramai “menyerang” Rocky di sosial media.

Direktur LP3ES sekaligus Board of Komunitas Indonesia, Rustam Ibrahim di akun Twitter @RustamIbrahim menulis: “Kata @rockygerung Kitab Suci adalah fiksi. Apakah itu berarti membaca kitab suci sama halnya membaca novel? Bukan membaca tentang kebenaran yang bersumber dari Ilahi?”

Rocky Gerung di akun @rockygerung menanggapi kicauan @RustamIbrahim: “Mengapa tak anda sendiri yang jawab? Mau jadi kompor? Mau goreng apa? :)”

Tak kalah garang, Panglima War Room Jokowi Social Media Volunteer (Jasmev), Dede Budhyarto, menyebut Rocky Gerung sebagai “si Gila”.

“Untung yang ngoceh si GILA @rockygerung bisa dibayangkan kalo yang ngoceh kubu pemerintah?? Maka Capres peci putih yang katanya ‘Banyak Duit’ akan memerintahkan gerombolannya, DEMONSTRASI & LAPOR POLISI,” tulis Dede di akun @kangdede78.

@rockygerung menanggapi kicauan loyalis Jokowi: “Astaga, sampe siang ini kalian masih anggap fiksi itu kebohongan? Dungu amat.

Khusus untuk akun anonim @PartaiSocmed, @rockygerung menulis: “Anda memenggal video itu. Untuk menggoreng angin? Cuma orang dungu yang nekat menggoreng angin:)”

Share Button

Related Posts