October 19, 2018

Ribuan Aplikasi Android Langgar Regulasi Perlindungan Anak?



intelijen – Berdasarkan sebuah studi, ribuan aplikasi dan gim Android untuk anak berpotensi melanggar regulasi perlindungan anak-anak Amerika Serikat (AS), Children’s Online Privacy Protection Act (Coppa).

Aplikasi tersebut diduga menyalahi aturan tentang pengumpulan dan pembagian data anak di bawah usia 13 tahun.

Dikutip dari The Guardian, Rabu (18/4/2018), peneliti International Computer Science Institute di University of California, Barkeley, melakukan penelitian terhadap 5.855 aplikasi Android untuk anak-anak di Play Store AS, termasuk yang berada dalam program Designed for Families Google.

Lebih dari setengah aplikasi tersebut dinilai berpotensi melanggar Coppa.

“Kami mengidentifikasi beberapa hal terkait pelanggan dan tren. Secara keseluruhan, sekira 57 persen dari 5.855 aplikasi yang ditujukan untuk anak-anak yang kami analisis, berpotensi melanggar Coppa,” demikian keterangan yang tertulis dalam studi bertajuk Proceedings on Privacy Enhancing Technologies.

Di antara aplikasi-aplikasi Android itu, 4,8 persen dipastikan melanggar regulasi karena membagikan lokasi atau informasi kontak tanpa persetujuan.

Selain itu, sebanyak 40 persen membagikan informasi pribadi tanpa menerapkan berbagai langkah keamanan yang wajar dan 18 persen berbagi identifikasi dengan berbagai pihak untuk berbagai tujuan terlarang, seperti ad targeting.

Sebanyak 39 persen menunjukkan ketidaktahuan atau mengabaikan kewajiban kontraktual yang ditujukan melindungi privasi anak-anak.

Para peneliti juga menemukan 28 persen aplikasi mengakses data sensitif yang dilindungi oleh perizinan Android. Sebanyak 73 persen aplikasi yang diuji mengirimkan data sensitif melalui internet.

Mengakses sumber daya sensitif atau membagikannya melalui internet tidak langsung membuat aplikasi dinyatakan melanggar Coppa. Kendati demikian, studi ini menggambarkan berbagai hal yang harus dilindungi dengan Coppa.

“Ini adalah studi penting yang mendemonstrasikan bahwa banyak aplikasi untuk anak-anak melanggar Coppa dalam skala besar. Banyak aplikasi anak-anak membagikan informasi pribadi dengan pihak ketiga yang melakukan pemasaran pribadi berdasarkan data, hal yang seharusnya dilindungi oleh Coppa,” tutur Eksekutif Direktur Campaign for Commercial Free Childhood (CCFC), Josh Golin.

Share Button

Related Posts