December 13, 2018

Refly Dicopot Sebagai Komut Jasa Marga, Kerap Menelanjangi Pemerintah?

Refly Harun (publicapos)


intelijen – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Jasa Marga mencopot Refly Harun sebagai Komisaris Utama (Komut) perusahaan tersebut. RUPSLB itu dilakukan pada Rabu (5/9/2018) di Hotel Bidakara, Jakarta.

Saat dikonfirmasi pencopotan dirinya lantaran sikap kritisnya terhadap pemerintah, Refly mengaku enggan berandai-andai.

“Enggak tahu ya (ada kaitan atau tidak dengan kekritisan). (Pergantian komisaris) itukan otoritas pemegang saham, otoritas Kementerian BUMN sebagai pemegang saham mayoritas dalam korporasi,” kata Refly saat dihubungi awak media, Kamis (6/9/2018).

Refly mengakui, meski sudah diberi jabatan sebagai komisaris utama PT Jasa Marga sejak 2015 lalu, ia tetap kritis terhadap pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Terbaru, saat Idrus Marham mengundurkan diri sebagai Menteri Sosial karena menjadi tersangka KPK 24 Agustus lalu, Refly menulis status bernada menyentil di twitter.

“Calon menteri hrsnya di-screening dg bantuan KPK utk meliat potensi korupsinya. Di awal, Jokowi melakukan ini, tp syg tdk prnh lagi ktk reshuffle dilakukan. Ayo, kerja-kerja dan bersih-bersih diduetkan!” tulis Refly.

Posisi komisaris utama yang ditinggalkan Refly Harun diisi Sapto Amal Damandari, yang merupakan mantan Wakil Ketua BPK.

Sehari sebelum RUPSLB itu, Refly mencuitkan hal yang bertema kekritisan dan sikap netral. “Menjadi netral itu tidak mesti selalu di tengah. Yang lebih penting, membenarkan yang dianggap benar dan mengkritik yang dianggap salah. Tentu sebatas pengetahuan yang kita punya.”

Ada sejumlah pandangan Refly yang berbeda dengan sikap Pemerintah. Di antaranya, menentang penetapan tersangka pemimpin FPI Rizieq Shihab, serta kontra terhadap ambang batas presiden atau presidential threshold (PT).(cnnindonesia)

Share Button

Related Posts