May 25, 2018

RAF Intelligence,Inggris: UFO dan Kekhawatiran dalam Perang Dingin (2)

Saat-saat awal perang dingin (Foto: viaproject.ca)


Saat-saat awal perang dingin (Foto: viaproject.ca)

INTELIJEN.co.id – Pada 5 Nopember 1990, satu skadron jet Tornado angkatan udara Inggris atau Royal Air Forces (RAF) terbang melintasi Laut Utara dalam perjalanan pulang mereka.

Tiba-tiba secara mengejutkan seluruh pesawat yang dipiloti oleh pilot-pilot berpengalaman itu, berhasil disusul oleh sebuah “pesawat” tak dikenal dengan kecepatan tinggi, yang kemudian diklaim sebagai UFO.

Tidak satupun dari pilot terlatih RAF, mampu mengenali pesawat yang disebut-sebut tidak memiliki perbandingan dengan pesawat apapun. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Kementerian Pertahanan Inggris, Ministry of Defense.

Setelah dilaporkan, para pilot yang mengalami kejadian tersebut langsung didatangi oleh agen intelijen tidak dikenal.

Mereka diberitahu mengenai Peraturan Rahasia Negara, dan diingatkan agar tetap diam terhadap kejadian yang mereka alami terkait UFO.

Banyak peneliti UFO kemudian terpengaruh dengan informasi Pemerintah Inggris terkait keberadaan keberadaan UFO.

Namun, selang beberapa waktu, para peneliti UFO itu terkejut akan kenyataan yang terjadi di belakang fenomena itu.

Beberapa pernyataan mengenai keberadaan UFO pada 1950-an telah berlangsung selama beberapa tahun. Tetapi pernyataan itu dikeluarkan hanya berdasarkan keyakinan semata, bukan dengan barang bukti.

Seperti banyak orang tahu, Pemerintah Inggris tertarik dengan misteri keberadaan UFO sejak awal 1951, pada saat itu dilakukan penelitian oleh badan intelijen.

Hasil penelitian itu, diberikan kepada Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill, pada 9 Agustus 1952, yang meminta laporan mengenai keberadaan UFO.

Penelitian itu menyimpulkan, bahwa fenomena UFO dapat dijelaskan berdasarkan cara-cara konvensional, seperti apa yang telah dilakukan oleh Angkatan Udara AS atau United State Air Forces (USAF).

USAF telah melakukan penelitian sejak 1947, dengan proyek bernama Sign, Grudge dan Blue Book.

Edward J. Ruppelt, pimpinan proyek Grudge dan Blue Book pada 1951 hingga 1953, memberikan refensi mengenai ketertarikan Inggris terhadap UFO, pada bukunya yang berjudul The Report on Unindentified Flying Objects pada 1956.

Dalam buku tersebut, ia mengatakan pernah didatangi oleh dua orang agen RAF Intelligence di markas proyek Blue Book, dengan membawa enam lembar pertanyaan.

Jawaban dari enam lembar pertanyaan tersebut diberikan kepada Winston Churchill dan menjadi dasar penelitian intelijen.

Belakangan terkuak, alasan Pemerintah Inggris tertarik pada UFO, sebenarnya berdasarkan kekhawatiran mereka terhadap gerak gerik Uni Soviet dalam mengembangkan pesawat tempur baru, untuk menguji pertahanan udara Inggris.

Perang Dingin adalah urusan serius dan kementerian pertahanan udara lebih memberi perhatian kepada Uni Soviet. Selain itu, tidak ada perusahaan yang percaya bahwa UFO adalah pesawat luar angkasa buatan manusia.

Pemerintah dan pihak militer adalah organisasi konservatif, ini membuat mereka kesulitan untuk merespon semua pernyataan yang dikeluarkan oleh para peneliti UFO. Beberapa dari mereka berpendapat bahwa UFO adalah pesawat yang benar-benar berasal dari luar angkasa.

Pemerintah Inggris gagal untuk menjelaskan mengenai pesawat terbang aneh tersebut. Seperti bola cahaya aneh yang dilihat para pilot selama PD II.

Berkas mengenai penemuan UFO oleh para pilot RAF pada 1951 kemudian disimpan dan kasusnya dibekukan oleh Kementerian Pertahanan Inggris.

Kebijakan resmi kementerian mengenai fenomena UFO adalah memeriksa fenomena itu untuk dijadikan sebagai barang bukti adanya ancaman bagi Inggris.

Banyak peneliti UFO memperhatikan bukan karena kementerian tahu banyak mengenai UFO, melainkan karena lembaga ini hanya sedikit tahu.

Beberapa peneliti membangun jaringan dengan anggota parlemen setempat dan meminta mereka untuk duduk bersama dalam satu meja, menuliskan pertanyaan mengenai UFO.

Dengan adanya jaringan tersebut, anggota parlemen semakin perhatian mengenai isu yang berkaitan dengan pertahanan dan keamanan nasional.

Teori konspirasi selalu berhubungan dengan beberapa instalasi militer di Inggris yang berkaitan dengan penelitian rahasia mengenai UFO. Dan pangkalan militer yang dikaitkan dengan penelitan tersebut, selalu berhubungan dengan Angkatan Udara Inggris, RAF.

Share Button