December 15, 2018

PRI: Pemenang Pilpres 2014 adalah Perampok Baru

Massa Pendukung Salah Satu Capres-cawapres (kompas)


intelijen – Program-program yang diusung oleh kedua pasangan capres/cawapres yang berlaga pada Pilpres 2014 adalah program-program para “sinterklas”. Siapapun yang memenangi Pilpres, tidak akan menguntungkan bagi rakyat.

Seruan itu disampaikan inisiator Persatuan Rakyat Indonesia (PRI) yang juga mantan politisi Partai Gerindra, Yudi Syamhudi Soeyoeti, melalui rilis (13/06). “Sebentar lagi megara kita akan dirampok oleh kelompok yang berkuasa memenangi pilpres. Pemenang Pilpres tidak akan mampu menjamin hak-hak rakyat,” tegas Yudi.

Menurut Yudi, pemenang Pilpres akan bertindak sebagai “pejabat pemilik negara”. Padahal, sesuai Pasal 1 ayat 2 UUD 45, Indonesia adalah sebuah negara dengan Rakyat sebagai pemiliknya. “Tanpa kedudukan yang jelas, rakyat hanya terus menerus menjadi alas kaki bagi para penguasa yang menguasai politik, ekonomi, hukum, dan bidang lainnya, “ kata Yudi.

Yudi menegaskan, ajang Pilpres hanya menjadi ruang untuk saling dukung mendukung dengan imbalan sejumlah dana atau posisi. Rakyat hanya diposisikan sebagai penggembira.

“Rakyat disuguhi propaganda-propaganda murahan yang memompa emosi. Ini menjadi ajang kontes saling fitnah. Bahkan lembaga TNI diseret-serat ke dalam konflik para perampok ini. Belum lagi kampanye hitam bertebaran,” pungkas Yudi.

Share Button

Related Posts