August 19, 2018

Presiden Iran Kritik Kebijakan Egois AS

Presiden Iran, Hassan Rouhani.


intelijen – Presiden Iran, Hassan Rouhani mengkritik “unliteralism” Amerika Serikat (AS), khususnya saat memutuskan untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran. Dia kemudian menyatakan menghargai upaya China dan Rusia untuk mempertahankan perjanjian tersebut.

“Upaya AS untuk memaksakan kebijakannya pada yang lain berkembang sebagai ancaman bagi semua,” ucap Rouhani saat menghadiri pertemuan Organisasi Kerjasama Shanghai (SCO), sebuah kelompok keamanan regional yang dipimpin oleh China dan Rusia, di mana Iran memiliki status sebagai pengamat.

“Contoh terbaru dari unilateralisme dan penolakan terhadap keputusan komunitas internasional oleh pemerintah AS adalah penarikan dari JCPOA,” katanya menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir Iran, seperti dilansir Reuters pada Minggu (10/6).

Kesepakatan yang dicapai pada tahun 2015 antara Iran dan negara-negara dunia berisi pencabutan sanksi internasional terhadap Teheran. Sebagai imbalannya, Iran menyetujui pembatasan aktivitas nuklirnya.

Sejak Presiden AS, Donald Trump menarik diri dari kesepaktan itu, dengan menyebut perjanjian itu sangat cacat, negara-negara Eropa telah berebut untuk memastikan Iran mendapat cukup manfaat ekonomi untuk membujuk Teheran agar tetap dalam kesepakatan itu.

Share Button

Related Posts