January 16, 2019

Prabowo-Sandi Kaliber Internasional! BPN Setujui Usul Rocky Gerung Debat Pilpres Digelar di Kampus

Rocky Gerung (detik)


intelijen – Usul menarik dilontarkan pengamat politik yang juga dosen filsafat Rocky Gerung di talkshow Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One (08/01).

Rocky meminta debat capres/cawapres 2019 yang dirancang KPU menggunakan kisi-kisi dibatalkan saja. Sebagai ganti, digelar debat akademis di kampus-kampus terkemuka.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso, yang juga hadir sebagai pembicara di ILC, sepakat dengan usul Rocky Gerung. Bahkan menurut Priyo, dalam debat akademis itu dihadirkan panelis kaliber dunia dari negara maju.

“Kami setuju @rockygerung bahwa batalkan saja yang sudah dirancang KPU pakai kisi-kisi itu. Debat akademik di kampus-kampus seperti UI ITB dsb Tarung bebas. Kaliber @prabowo @sandiuno kaliber internasional. Setuju jika ditambah panelis pakar kaliber dunia dari negara maju,” usul Priyo di akun Twitter @PriyoBudiS.

Priyo Budi Santoso mengusulkan debat akademis bisa dilakukan dengan bahasa Inggris. “Silakan pakai ‘ai won tu tes mai minister’ juga boleh,” sindir @PriyoBudiS.

Sebelumnya dalam diskusi ILC bertema ‘Debat Capres 2019: Menguji Netralitas KPU’ (08/01), anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi, Fadli Zon menyoal langkah pemberian kisi-kisi daftar pertanyaan oleh KPU.

“Bukan ranah KPU, nanti jadinya presiden hafalan. Paslon dipermalukan, masalah dalam – dangkal itu bagian dari perdebatan,” tegas Fadli Zon. Fadli menuturkan, tujuan dari perdebatan ialah mencari orang (presiden/wakil) sesungguhnya, yang otentik.

“Harus diadu. Tidak perlu KPU masuk dalam ranah mengurusi pendalaman materi paslon,” ujar Fadli.

Share Button

Related Posts