April 21, 2018

PPP Sebut Cak Imin sebagai "Riak Kecil" di Koalisi Parpol Pendukung Jokowi

Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar (kompas)


intelijen – Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani menegaskan bahwa seluruh partai koalisi pendukung Joko Widodo semakin solid memberikan dukungan dalam Pilpres 2019.

Apalagi setelah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya maju sebagai capres.

Namun, Arsul mengatakan keinginan PKB untuk mengusung ketua umumnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, sebagai cawapres Jokowi menjadi “riak kecil” di internal koalisi.

“Kalau pun ada riak atau gelombang kecil itu hanya karena keinginan PKB mengusung ketua umumnya sebagai cawapres. Cuma itu saja gelombangnya yang ada di internal koalisi,” ujar Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Belakangan Cak Imin semakin gencar melakukan langkah agar bisa menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi.

Ia menyatakan PKB pada Pilpres 2019 akan mengusung pasangan Pak Jokowi dan dirinya sebagai capres-cawapres.

Meski mendukung, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan mengakui Cak Imin bisa saja bergabung ke barisan pendukung Prabowo jika gagal menjadi cawapres Jokowi.

Menurut dia, segala kemungkinan masih terbuka sampai pendaftaran pasangan calon presiden dan calon wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Agustus 2018 mendatang.

Secara terpisah, Wakil Koordinator Bidang (Koorbid) Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan partainya menghormati sikap PKB.

Menurut Bambang, Cak Imin memiliki hak untuk mengajukan diri sebagai cawapres.

“Ya kami menghargai siapapun warga negara Indonesia termasuk Cak Imin apalagi beliau ketua umum partai, itu adalah haknya pak Muhaimin,” ujar Bambang.

Terkait siapa figur cawapres yang akan dipilih, Bambang mengungkapkan bahwa hal itu sepenuhnya menjadi keputusan Presiden Jokowi.

Ia berharap figur cawapres yang dipilih mampu pelaksanaan tugas Presiden Jokowi di periode kedua masa kepemimpinannya.

“Namun terakhir tentu kembali pada keinginan Pak Jokowi sendiri. Saya berharap Pak Jokowi bisa menemukan calon wakil presidennya yang bisa membantu beliau dalam melaksanakan tugas-tugas yang sangat berat dalam periode kedua nanti beliau teepilih kembali,” kata Bambang.

Sumber: Kompas

Share Button

Related Posts