March 25, 2019

Pose 2 Jari, Anies Baswedan Diselidiki Bawaslu

Anies Baswedan/Detik


intelijen – Pose dua jari Anies Baswedan di acara Gerindra berbuntut panjang. Gubernur DKI Jakarta itu dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait kehadirannya di Konferensi Nasional Gerindra di Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12).

Presidium Garda Nasional untuk Rakyat (GNR) Agung Wibowo Hadi selaku pelapor mengatakan sebagai pejabat publik Anies telah melanggar Pasal 281 Undang-undang No. 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.

Badan Pengawas Pemilu Jawa Barat (Bawaslu Jabar) telah mendapatkan informasi tentang Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang mengacungkan salam dua jari di acara Partai Gerindra. Bawaslu Jabar langsung menyelidiki peristiwa itu.

“Kami sedang mintakan laporan utuhnya dari Bawaslu Kabupaten Bogor, apakah ada indikasi pelanggaran atau tidak,” kata komisioner Bawaslu Jabar, Yulianto, seperti dikutip detikcom, Selasa (18/12/2018).

Pose dua jari yang diacungkan Anies juga dinilai sebagai bentuk kampanye mendukung paslon nomor urut 02.

“Soal mengacungkan jari bagian dari kampanye, nanti akan kami lihat. Kita lihat pula dampak yang dimunculkan seperti apa, termasuk maksudnya apa,” kata dia.

Secara formal, ada aturan yang mengikat kepala daerah dalam berkampanye. Pasal 281 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu mengatur mekanisme aturan kampanye bagi kepala daerah, yakni harus menjalankan cuti di luar tanggungan negara.

Berbagai Sumber

Share Button

Related Posts