July 23, 2018

Polri Belum Kantongi Nama Jenderal di Balik Kasus Penyerangan Novel

Novel Baswedan (detik)


intelijen – Novel Baswedan mengaku telah memberikan nama jenderal yang diduga terlibat dalam kasus teror air keras yang menimpa dirinya. Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengaku memberikan nama tersebut ke Polri dan Komnas HAM.

Menanggapi pernyataan Novel Baswedan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo mengaku belum mengetahuinya.

“Polisi siapa? Ya nanti tanya ke Komnas HAM, kita belum dapat informasi,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/4).

Menurut Argo, pihaknya tak bisa menuduh seseorang tanpa ada bukti yang kuat. “Kita semua berita acara tidak bisa berprasangka nuduh A, nuduh B, tapi ada berita acara di situ, projusticsia kita gunakan seperti itu,” tegasnya.

Dalam kasus yang sudah berjalan satu tahun ini, Polri mengklaim sudah ada perkembangan. Namun, perkembangan kasus itu tak serta-merta dipublikasikan.

“Kita sudah lakukan itu semenjak 11 April sampai sekarang, tetap ada progres di situ dari awal, per minggu, per bulan sudah kita tulis progresnya seperti apa,” Argo menjelaskan.

Sebelumnya, Novel Baswedan mengatakan telah melaporkan nama jenderal yang diduga terlibat kasusnya ke polisi dan Komnas HAM.

“Saya kira saya tidak pada posisi yang menyebutkan di forum-forum publik,” kata Novel di Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 April 2018.

Share Button

Related Posts