August 17, 2018

PKB Sindir Golkar, Partai Besar Hanya Usulkan Cawapres Jokowi

Jazilul Fawaid


intelijen – Wasekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mempertanyakan usulan Dewan Pakar Partai Golkar yang mengusulkan Ketua Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon wakil presiden Joko Widodo. Dia beralasan partai berlambang pohon beringin tersebut tergolong partai besar di Indonesia.

Hal itu beda dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga menginginkan posisi Cawapres karena hanya di posisi lima partai pemenang Pemilu 2014.

“Kami saja maunya Cawapres, partai pemenang nomor lima. Partai besar masa Dewan Pakarnya anjurkan jadi Cawapres,” kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (18/4).

Dia menilai saat ini masih banyak partai politik atau parpol yang malu-malu untuk menyatakan kemauannya. Sedangkan sikap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang mendeklarasikan diri sebagai cawapres dianggap berambisi.

Tak hanya itu, Jazilul mempertanyakan jika Airlangga tidak menginginkan sebagai Cawapres meski telah didorong Dewan Pakar Partai Golkar.

“Kalau Pak Airlangga enggak mau bagaimana? Kan belum tentu Dewan Pakarnya mengusulkan Pak Airlangga Cawapres. Saya yakin Pak Airlangga enggak mau itu, mungkin maunya lebih dari itu,” jelas Jazilul.

Sebelumnya, Dewan Pakar Partai Golkar mengusulkan nama Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai cawapres dari kader internal. Hal ini merupakan hasil pertemuan Pengurus Pusat partai berlambang beringin itu dengan Dewan Pakar di kantor DPP, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (16/4) malam.

Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono mengatakan, pihaknya tidak akan mendorong-dorong nama Airlangga kepada Joko Widodo. Namun, jika Jokowi yang memutuskan mengambil cawapres dari internal partai, maka Golkar sepakat akan mengusung Menteri Perindustrian itu.
Sumber: Liputan6.com

Share Button

Related Posts