July 28, 2017

Pidato Perpisahan, Obama Komitmen Transisi ke Trump Mulus

Barack Obama.


intelijen – Barack Obama menyampaikan pidato terakhirnya sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) di Chicago, Selasa malam waktu setempat atau hari ini (11/1/2017) WIB. Dalam pidatonya, Obama komitmen memuluskan transisi kekuasaan kepada penerusnya, Donald Trump.

Obama mengatakan bahwa pemerintahannya akan menjamin transisi kekuasaan yang mulus, seperti yang dilakukan pendahulunya, Presiden George W. Bush kepada dirinya delapan tahun silam.

“Ini terserah kita semua untuk memastikan pemerintah kita dapat membantu kita memenuhi banyak tantangan yang masih hadapi,” katanya.

Obama mengatakan politik berbangsa perlu merefleksikan ”kesopanan” dari rakyat Amerika. “AS terkandung potensi besar, namun potensi yang hanya akan terwujud jika demokrasi kita bekerja, hanya jika politik kita lebih baik untuk mencerminkan kesopanan dari orang-orang (AS),” ujar Obama, seperti dikutip Reuters.

Dia mengakui bahwa “ketidaksetaraan yang telanjang” sudah merusak prinsip-prinsip demokrasi bangsa. Presiden Obama menyindir sinisme dan polarisasi dalam politik AS.

Obama memperingatkan bahwa ras yang beragam tetap menjadi kekuatan untuk memecah belah dalam masyarakat Amerika. Menurutnya, semua orang memiliki pekerjaan yang harus dilakukan dalam menegakkan hukum untuk melawan diskriminasi dalam pendidikan dan sistem peradilan pidana.

Share Button

Related Posts