May 26, 2018

Petisi Tolak "Panglima RPKAD" jadi Pahlawan, Didukung 4073 Tandatangan

Sarwo Edhie Wibowo (ist)


Sarwo Edhie Wibowo (ist)

Sarwo Edhie Wibowo (ist)

intelijenPetisi penolakan mantan Panglima RPKAD, Sarwo Edhie Wibowo, menjadi pahlawan nasional yang digalang Soe Tjen Marching, saat ini sudah didukung 4073 tandatangan.

Dalam pengantar petisi yang ditujukan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu, Soe Tjen Marching menyatakan, Sarwo Edhie sebagai dalang pembunuhan ratusan ribu pendukung Sukarno, yang dianggap sebagai simpatisan komunis.

Soe Tjen juga mengutip pernyataan Joshua Oppenheimer, bahwa menetapkan Sarwo Edhie sebagai pahlawan nasional adalah sebuah pernyataan kepada dunia bahwa Indonesia akan terus menjadi negeri tempat bercokolnya ketakutan, korupsi dan kekerasan. “Menobatkan dia sebagai pahlawan nasional akan menambah tumpukan ketidakadilan terhadap korban ’65 dan keluarga mereka,” tulis Joshua.

Penggalang petisi, Soe Tjen Marching, dikenal sebagai Indonesianis, yang bergelar Ph.D dari Universitas Monash, Australia. Ayah Soe Tjen Marching sempat dipenjara karena dituduh komunis. Sementara sang ibu dipecat dari pekerjaannya sebagai pengajar.

Sebelumnya, dikabarkan pemerintah telah sepakat untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Sarwo Edhie Wibowo. Rencananya, gelar pahlawan nasional untuk Sarwo Edhie akan diberikan pada 2014. Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan menilai Sarwo Edhie berjasa dalam menumpas komunis pada 1965-67.

Share Button

Related Posts