February 25, 2017

Petisi Bubarkan PDIP Rusak Kemeriahan Ultah "Banteng"

PDIP (ist)


Tindak-tanduknya kontroversial dan mengundang banyak kemarahan rakyat kecil. “Berlindung di balik (nama besar) Proklamator Indonesia, padahal mer­eka menghancurkan apa yang telah Proklamator bangun,” komentarnya.

Akun Muhamad Firdaus malah menuding PDI Perjuangan sebagai reinkarnasi Partai Komunis Indonesia (PKI), “PDIP adalah partai reinkarnasi PKI. Mau bukti…?? Lihat di Youtube, udah banyak ko!!”

Akun Andi Darussalam mengatakan, dengan membela lantang ter­dakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama, su­dah sepantasnya PDIP dibubarkan. “Tidak pro rakyat dan membela pe­nista agama (Ahok),” ungkapnya.

Akun Siti Nadiyanti mengatakan, kebijakan PDIP lebih sering tidak sesuai slogan partai wong cilik. Menurut dia, PDIP tidak pro rakyat kecil, “Tidak berpihak ke wong cilik… penuh drama…”

“Semakin hari,msemakin tidak merakyat,” timpal akun Husin Baagil.

Sedangkan, akun Sri Widodo me­nilai, lebih baik petisi pembubaran tidak perlu dibuat. Namun lebih baik yang pro pembubaran PDIP tidak memilih PDIP pada Pemilihan Umum 2019. “Sebetulnya sih nggak perlu dibubarkan. Karena orang-orang tidak akan tersebar lagi, dikotakin aja dan rakyat jangan lagi pilih PDIP….,” sarannya.

Selain di laman Change.org, ribuan netizen pada media sosial Twitter juga ramai mengomentari petisi tersebut.

Netizen @susahingatnya menilai, masuk akal muncul petisi pembubaran partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu. “Buat petisi yuk #bubarkan PDIP, tidak mendidik sama sekali,” cuitnya.

Akun @soullufthansa menyindir beberapa kader PDIP, “Orang pinter yang sakit jiwanya.”

Akun @hafidz_ary malah melontarkan dua pilihan, membubarkan PDIP atau menurunkan Presiden Joko Widodo. Seperti diketahui, Presiden Jokowi diusung oleh PDIP, “Turunkan Jokowi atau bubarkan PDIP?”

Akun @tanahdatar1945 mengaku siap mendukung petisi pembubaran PDIP, “Petisi Bubarkan PDIP ada nggak? Mau tanda tangan neh.”

Akun @Monyongpreside1 men­gatakan, meskipun Ketua Umum PDIP seperti menenangkan Presiden Jokowi terkait keadaan negeri, na­mun dia tidak percaya.

“Mega suaranya coba redakan ketakutan JKW, tapi rilnya ummat mayoritas sudah tidak mau ditipu lagi. Petisi bubarkan PDIP sudah mengudara,” tulisnya.

Akun @TaurusAdalahAku menga­jak netizen mendukung petisi terse­but, “Hayuuukk tanda tangan petis­inya… *OmManaPetisinyaOm”.

Menanggapi petisi “Bubarkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengang­gapnya hanya dagelan. “Saya belum tahu ada petisi itu. Secara demokrasi (petisi) itu boleh saja. Namun itu akan menjadi dagelan,” ujarnya saat dikon­tak Rakyat Merdeka, tadi malam.

Menurut dia, petisi tersebut tidak sesuai dengan keadaan PDIP seba­gai partai pengusung Presiden saat ini. “Sebagai partai dan pengusung Presiden serta pemenang Pemilu 2014, sangat aneh jika ada pihak yang ingin membubarkan (PDIP). Itu sama saja mimpi di siang bo­long,” katanya.

Dia mengaku akan meminta pihak berwajib untuk menelusuri siapa yang membuat petisi tersebut. “Karena saya ditanya soal ini, saya akan mencari tahu petisi itu. Nanti kita meminta kepada pihak berwajib untuk menelu­surinya,” pungkasnya.(rmol)

Share Button

Related Posts