October 18, 2018

Perusahaan Teknologi Kompak Lawan Serangan Siber di Seluruh Dunia

Ilustrasi (ist)


intelijen – Salah satu faktor yang ditakuti dari berkembangnya teknologi adalah makin banyak orang yang berpotensi menjadi korban serangan siber.

Teknik serangan siber pun ada banyak jenisnya, mulai dari cara yang rumit, sampai cara penipuan yang paling sederhana, yaitu dengan mencuri data pengguna lalu kemudian dipakai untuk penipuan.

Menyebarkan informasi palsu ke suatu negara pun dapat dipandang sebagai serangan siber, karena berpotensi menyebarkan permusuhan ke negara itu.

Melihat hal itu, 34 perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan keamanan siber memutuskan bersatu untuk melindungi masyarakat dunia di bawah sumpah bernama Cybersecurity Tech Accord.

Di antara perusahaan tersebut adalah Microsoft, LinkedIn, Nielsen, Avast, Nokia, Dell, Oracle, FireEye, HP inc., dan lainnya. Facebook pun turut tercatat bergabung.

“Serangan besar selama setahun belakangan menunjukkan keamanan siber tidak hanya terkait tentang apa yang satu perusahan dapat lakukan tetapi juga tentang apa yang dapat kita lakukan bersama,” ujar Presiden Microsoft, Brad Smith, seperti yang dilansir situs resmi Cyber Tech Accord, Rabu (18/4/2018).

Gerakan ini akan melawan serangan siber baik yang dilakukan oleh kelompok maupun aktor negara.

“Kami tidak akan membantu pihak mana pun memakai teknologi kami untuk merugikan pelanggan,” tulis video Cyber Tech Accord dalam video yang mereka rilis.

Lewat Cyber Tech Accord, para perusahaan teknologi memiliki empat misi utama dalam melawan serangan siber.

Share Button

Related Posts