October 18, 2018

Perkara Habib Rizieq Dihentikan, Ada Barter Kasus?

Habib Novel Bamukmin (ist)


intelijen – Dihentikannya kasus dugaan penghinaan lambang negara yang melibatkan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab diduga adanya barter kasus. Namun, informasi tersebut dibantah langsung juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin.

Barter kasus yang dimaksud adalah dengan kasus dugaan penodaan agama dengan terlapor Sukmawati Soekarnoputri. Dalam kasus dugaan penghinaan Pancasila pelapor yakni Sukmawati.

“Tidak ada (barter kasus). Kalau barter harusnya semua dikasih SP3. Habib Rizieq ada 14 pelapor, 7 pelaporan. Artinya kalau mau tuntas kita juga minta Kapolri untuk keluarkan SP3 seluruhnya atau Kapolda Metro Jaya,” kata Novel di Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Jumat (4/5/2018).

Menurutnya, penghentian kasus dugaan penghinaan pancasila merupakan langkah yang tepat. Sebab tidak ada bukti yang kuat. Ia juga membantah penghentian kasus ini erat hubungan dengan pertemuan PA 212 dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

“Karena jauh sangat minim dari bukti dan tidak ada keterkaitan dengan pelaporan. Karena itu adalah thesis Habib Rizieq yang harus dijawab dengan thesis juga. Artinya memang seharusnya dikeluarkan SP3 tidak ada hubungannya dengan pertemuan kemarin. Ini murni tidak ada bukti pada kasus Habib Rizieq,” ujarnya.

Novel juga menegaskan, pihaknya akan tetap melanjutkan dan tak akan menghentikan kasus puisi Sukmawati. Ia pun berharap agar polisi menetapkan putri Presiden pertama RI Soekarno tersebut.

“Saya tidak akan mencabut laporan. Semua itu tidak akan menarik laporan terkait kasus Sukma kita tetap akan proses secara hukum. Semuanya sudah cukup sebenarnya, tinggal dinaikkan Sukmawati menjadi tersangka,” ucapnya.

Share Button

Related Posts