December 14, 2018

Pengamat: Sebut KAMMI dan LDK Radikal Jihadis, Azyumardi Azra Punya Tugas Habisi PKS?

Aksi Massa KAMMI (nasional)


intelijen – Tudingan cendekiawan Muslim Azyumardi Azra, yang menyebut Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Lembaga Dakwah Kampus (LDK), menguatkan dugaan bahwa mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah itu mendapat tugas khusus “menghabisi” Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Ahmad Baidhowi kepada intelijen (11/07). “Azyumardi menyebut KAMMI dan LDK itu radikal (radikal dalam arti negatif) dan jihadis, itu artinya sedang bertugas menghabisi PKS di kalangan mahasiswa,” kata Ahmad Baidhowi.

Menurut Baidhowi, KAMMI dan LDK itu memiliki afiliasi politik ke PKS, di sisi lain, saat ini suara pembubaran PKS sangat kencang. “Maka saat ini ada upaya untuk meng-opinikan KAMMI dan LDK itu bagian kelompok radikal dan jihadis,” jelas Baidhowi.

Baidhowi berharap Azyumardi berdialog dengan aktivis KAMMI maupun LDK, sehingga tidak salah menyimpulkan dengna menyebut KAMMI dan LDK radikal dan jihadis.

“Padahal kedua organisasi itu terbuka untuk berdialog, komitmen terhadap Pancasila dan NKRI sangat tinggi. Kedua organisasi suka menyuarakan pembelaan Palestina karena dasar agama dan kemanusiaan,” papar Baidhowi.

Tak hanya itu, kata Baidhowi, banyak kader KAMMI dan LDK berprestasi secara akademik di kampus. “Walaupun aktif di kampus mereka tidak melupakan belajar, IPK kebanyakan cumlaude,” pungkas Baidhowi.

Pada diskusi publik yang digelar di Graha CIMB Niaga, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan (10/07), Azyumardi Azra mengakui perkembangan paham radikal di lembaga pendidikan tinggi di Indonesia semakin marak.

Hal itu, kata Azyumardi disebabkan berkembangnya kelompok kanan atau kalangan Islamis yang cenderung jihadis seperti LDK dan KAMMI. “Mereka ini secara tidak resmi berafiliasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS),” kata Azyumardi Azra.

Red

Share Button

Related Posts