October 20, 2018

Pengamat: Prabowo – UAS, Pantron yang Dahsyat untuk Mengubur Jokowi!

Habib Rizieq Shihab dan Ustadz Abdul Somad (detik)


intelijen – Kendati dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) secara halus sudah menolak menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019, kemungkinan UAS mengikuti hasil Ijtima ulama masih terbuka lebar.

Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais berharap, dorongan jutaan umat, duet Prabowo dengan UAS bisa saja menjadi kenyataan.

Pakar komunikasi politik dari UIN Syarief Hidayatullah, Edy Effendi, menegaskan bahwa pasangan Capres/Cawapres Prabowo – UAS atau Anies Baswedan -UAS merupakan pantron yang dahsyat untuk mengalahkan Joko Widodo di Pilpres 2019.

“Kalau mau realistis #2019GantiPresiden ya PS dan UAS atau Anies dan UAS. Ini patron yang dahsyat untuk mengubur @jokowi. AHY untuk Capres 2024,” tulis Edy di akun Twitter @eae18.

Edy mengapresiasi sikap politik Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang legowo tidak memaksakan pencalonan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di ajang Pilpres 2019.

“Jika Allah mengizinkan pada 2024 @AgusYudhoyono jadi Presiden RI, capaiannya akan mengalahkan Pak @SBYudhoyono. Cikal bakal AHY cukup lengkap,” beber @eae18.

Penulis senior ZA Effendy menilai, sosok UAS sangat ditakuti kubu petahana, Jokowi. “UAS direkomendasikan sebagai Cawapres mendampingi Capres @prabowo yang juga hasil ijtima’ Ulama …dicintai jutaan ummat Muslim #Indonesia. Jelas DITAKUTI kubu petahana,” tulis Effendy di akun @ZAEffendy.

Sebelumnya, pengamat politik Ujang Komarudin menilai, kubu Jokowi patut khawatir jika Ustaz Abdul Somad bersedia menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Menurut Ujang, ada beberapa alasan memperkuat pandangannya. Antara lain, dalam politik kemunculan orang yang tidak diduga biasanya menimbulkan efek kejutan.

Fakta lain, ada kecenderungan sebagian masyarakat senang dengan tokoh baru, karena jenuh dengan tokoh-tokoh yang ada.

“Kemunculan orang yang tidak diduga-duga akan lebih berbahaya. Karena tidak pernah diprediksi sebelumnya. Saya kira kubu petahana patut khawatir jika UAS yang dipilih sebagai cawapres Prabowo,” ujar Ujang seperti dikutip JPNN (02/08).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini juga menyebut, UAS banyak disukai kaum muslim. Fakta itu tentu memiliki efek yang luar biasa bagi kubu petahana.

Karena itu, Ujang menilai, terbuka kemungkinan nama pendamping Jokowi bakal disesuaikan dengan pilihan cawapres Prabowo.

Share Button

Related Posts