October 18, 2018

Pengamat: Kelompok Sekuler dan Agama di Lingkaran Jokowi Saling Sikut

Joko Widodo dan Goenawan Mohamad (tempo)


intelijen – Untuk mempengaruhi kebijakan Pemerintahan Joko Widodo, saat ini kelompok sekuler dan agama di lingkaran Presiden Jokowi saling sikut.

Sinyalemen itu disampaikan pengamat politik Ahmad Yazid kepada intelijen (10/07). “Jika dicermati, di lingkaran Jokowi, kelompok Islam mulai mengambil peran dari kelompok sekuler. Kasus Habib Rizieq mendapat SP3 tidak bisa dilepaskan peran kelompok Islam,” kata Ahmad Yazid.

Menurut Yazid, kelompok sekuler berupaya menghalangi kebijakan Pemerintahan Jokowi yang berpihak kepada umat Islam. “Kelompok sekuler itu memanfaatkan Jokowi untuk memperjuangkan ideologi sekuler, salah satunya legalisasi LGBT,” papar Yazid.

Pertarungan kelompok sekuler dan Islam di lingkaran Jokowi, kata Yazid akan semakin menguat menjelang Pilpres 2019. “Saat ini, Jokowi mendekati kelompok Islam. Tentunya jika berkuasa kembali, pertarungan sengit memperebutkan posisi kunci pemerintahan antara kubu sekuler dan Islam,” beber Ahmad Yazid.

Yazid menilai, saat ini kubu sekuler masih melihat kelompok Islam bisa diajak kerja sama untuk meraih suara Jokowi. “Sekuler hanya mempolitisasi kelompok Islam untuk meraih suara, namun jika kelompok Islam berperan lebih jauh, maka kelompok sekuler akan melawan,” jelas Yazid.

Selain itu, kata Yazid, dulu di PDIP ada Taufik Kiemas yang bisa menjembatani kelompok Islam dan sekuler. “Saat ini peran kelompok sekuler lebih dominan dari kelompok Islam,” pungkas Yazid.

Red

Share Button

Related Posts