December 10, 2018

Pengamat: Idrus Marham Diperiksa KPK, Sinyal Agar Golkar tak Ngotot Jadi Cawapres?

Setya Novanto dan Idrus Marham (bisnis)


intelijen – Politikus Partai Golkar yang juga Menteri Sosial, Idrus Marham, bakal diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.

Pemeriksaan Idrus Marham tersebut menjadi sinyal kuat untuk Partai Golkar, agar tidak ngotot menjadi cawapres Joko Widodo di Pilpres 2019.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Muhammad Huda kepada intelijen (19/07). “Selama ini Golkar merasa punya suara besar sehingga terkesan bersikeras menjadikan kadernya jadi cawapres Jokowi,” papar Huda.

Selain itu, kata Huda, pemeriksaan Idrus juga menjadi sinyal agar Golkar tidak main dua kaki di Pilpres 2019. “Selama ini Golkar terkenal dengan politik pragmatis,” jelas Huda.

Huda mengingatkan, jika status Idrus Marham berubah menjadi tersangka, akan menjadi pukulan besar bagi Partai Golkar. “Bisa jadi Idrus Marham dicopot dari menteri, dan nama Golkar hancur menjelang Pemilu 2019,” papar Huda.

Sebelumnya, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Mensos Idrus Marham dan Direktur Utama PT PLN Sofyan ‎Basir, pekan ini. Keduanya akan digali keterangannya sebagai saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.

“Kamis dan Jumat direncanakan pemeriksaan saksi Idrus Marham dan Sofyan Basir,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah (18/07).

Red

Share Button

Related Posts