October 18, 2018

Pengamat: Gaji Megawati Rp112 Juta, Rezim Jokowi Sakiti Rakyat! Bubarkan BPIP

Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri (fototrendindonesia).jpg


intelijen – Secara langsung, rakyat akan merasa tersakiti dengan kebijakan Rezim Joko Widodo yang menggaji Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, Rp112 juta/bulan.

Penegasan itu disampaikan pengamat politik Salim Hutadjulu kepada intelijen (28/05). Terkait hal itu, aktivis Malari 1974 ini menuntut agar BPIP dibubarkan. “Lembaga BPIP pemborosan uang negara, lebih baik dibubarkan,” tegas Salim.

Salim menduga, keberadaan Megawati sebagai Ketua BPIP merupakan cara Jokowi untuk menghormati Ketua Umum PDIP. “Sebagai petugas partai tentunya Jokowi ingin memberikan jabatan dan gaji tinggi kepada Megawati. Saya bicara seperti ini fakta bukan hoax,” ungkap Salim.

Menurut Salim, rakyat akan menilai gaji yang sangat besar diterima Megawati sangat menyakitkan. “Di saat kebutuhan pokok naik, harga meroket, para pejabat negara dan koleganya mendapatkan gaji tinggi,” papar Salim.

Kata Salim, kebijakan yang menyakitkan rakyat ini semakin menguatkan gerakan 2019 Ganti Presiden. “Dengan ganti pemimpin 2019 ada perubahan yang lebih baik. Kebijakan pro rakyat dan terjadi penghematan uang negara dengan membubarkan lembaga negara yang tidak jelas,” ungkap Salim.

Mantan Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri resmi menjabat Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ketua Umum PDI Perjuangan ditunjuk oleh Presiden Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan jatah gaji lebih Rp112 juta setiap bulannya.

Dikutip dari website setneg.go.id, Ahad (27/5/2018) besaran gaji Megawati itu sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42/2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya Bagi Pemimpin, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang ditandatangani pada 23 Mei 2018 kemarin.

Red

Share Button

Related Posts