December 14, 2017

Penembak Jidad Osama bin Laden: Kepalanya Terbelah Berbentuk V

Osama bin Laden (Associated Press)


intelijen – Robert O’Neill, pria yang mengklaim menembak kening Osama bin Laden dalam operasi “SEAL Team 6” Amerika Serikat (AS) pada tahun 2011 menceritakan adegan kematian pendiri al-Qaeda itu dalam sebuah buku yang dia tulis. Dia mengklaim akibat tembakannya, kepala Osama terbelah berbentuk V dan itu menjadi alasan mengapa foto jasad korban tidak pernah dirilis.

Buku tentang kematian Osama bin Laden itu berjudul “The Operator”. Dalam bukunya, O’Neill juga menceritakan kariernya sebagai mantan kepala marinir yang mencakup 400 misi. Tapi, perannya dalam serangan tim elite SEAL di kompleks persembunyian Osama di Abbottabad, Pakistan, telah menjadi yang paling penting.

Peringatan ulang tahun keenam serangan bersejarah itu jatuh pada hari Selasa (2/5/2017).

Menurut O’Neill, dia berjalan di belakang rekan-rekannya di SEAL saat menggeledah kompleks bangunan tiga lantai milik keluarga Laden. Di lantai atas, mereka bisa secara kasar dan mengetahui putra Osama bin Laden yang memiliki AK-47.

”Khalid, kemarilah,” teriak seorang anggota SEAL dalam bahasa Arab. Teriakan itu memancing putra Osama muncul. ”Apa?” jawab Khalid sambil menampakkan wajahnya dari sebuah ruangan. Seketika Khalid tewas sesaat setelah wajahnya ditembus peluru anggota SEAL.

Para anggota pasukan elite AS ini lantas mengeledah setiap kamar di lantai tiga. Di salah satu ruangan, Osama terlihat bersembunyi bersama tiga dari empat istri berserta 17 anaknya.

O’Neill terus meletakkan tangannya di pundak anggota SEAL yang paling depan saat mereka menaiki tangga. Para anggota SEAL percaya, setiap orang di lantai tiga menyiapkan rompi bom bunuh diri untuk perlawanan terakhir.

O’Neill lantas mengambil keputusan untuk beraksi. Pundak rekannya dia tekan sebagai aba-aba untuk meluncurkan serangan. O’Neill dan seorang rekannya menerobos sebuah tirai yang di baliknya terdapat dua perempuan yang ketakutan.

Sementara itu, Osama bin Laden terlihat berdiri dengan tangan memegang pundak seorang perempuan di depannya. Perempuan itu adalah Amal, istri termuda Osama.

”Dalam waktu kurang dari satu detik, saya mengarahkan ke atas bahu kanan wanita dan menarik pelatuk dua kali,” tulis O’Neill di bukunya yang dilansir Business Insider, Rabu (3/5/2017). ”Kepala bin Laden terbelah, dan dia terjatuh. Saya menembuskan peluru lain di kepalanya. Asuransi,” lanjut operator SEAL Team 6 itu.

Share Button

Related Posts