January 16, 2019

Peneliti Senior Mochtar Pabottingi Bersumpah tak Akan Pilih Jokowi di Pilpres 2019! Ada Apa?

Joko Widodo (deliknews)


intelijen – Peneliti senior LIPI Mochtar Pabottingi bersumpah tidak akan memilih Joko Widodo pada Pilpres 2019. Sumpah itu akan berjalan sampai ke akhirat jika Jokowi tidak segera memerintahkan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

“Presiden budiman! Sumpah saya untuk tak ikut memilih Bapak pada Pilpres 2019 jika Bapak tak memerintahkan pembentukan TGPF atas Kasus Novel pastilah amat gampang diabaikan. Namun jika tak dipenuhi, sumpah itu bisa terus menghantui Bapak sampai ke akhirat. @jokowi,” tulis Mochtar Pabottingi di akun Twitter @Mpabottingi.

Jokowi sendiri dinilai banyak pihak belum berniat membentuk TGPF untuk menuntaskan kasus Novel Baswedan. Jokowi mengaku masih mempercayakan penyidikan kasus tersebut kepada Polri meski sudah lebih 600 hari belum juga menemukan titik terang.

“Selama Kapolri belum menyampaikan seperti ini (angkat tangan) ke saya, ya silakan ditanyakan ke Kapolri,” kata Jokowi saat ditanya pembentukan TGPF kasus Novel, usai menghadiri acara Hari Antikorupsi Sedunia yang digelar KPK (04/12).

Desakan pembentukan TGPF Novel semakin menguat. Pegawai KPK yang tergabung dalam Wadah Pegawai (WP) KPK bahkan telah menyatakan sikap bahwa janji penegakan hukum hanya menjadi angan di kasus Novel Baswedan.

Tepat 600 hari kasus Novel, Minggu (2/12/2018), WP KPK menggelar aksi menuntut komitmen Presiden Jokowi dalam menuntaskan kasus Novel. “Kami keluarga besar KPK hampir putus asa harus ke mana untuk mencari keadilan. Presiden tidak menunjukkan tindakan yang tegas dan konkret, seakan-akan tidak memiliki kuasa apa pun sebagai pemimpin negara untuk membongkar kasus Novel,” ujar Ketua WP KPK Yudi Purnomo di dalam keterangan tertulis.

Menurut Yudi, berbagai protes dari masyarakat sampai pengiriman surat dari keluarga Novel Baswedan dan pegawai KPK sama sekali tidak direspon oleh Jokowi. Salah satunya terkait permintaan agar Presiden segera membentuk tim independen atau tim pencari fakta.

Share Button

Related Posts