December 11, 2018

Pelemahan Rupiah Diprediksi Tertahan

Rupiah (ist)


intelijen – Pergerakan rupiah masih dalam tren pelemahan seiring masih adanya potensi kenaikan USD. Karena sentimen dari dalam negeri masih minim untuk mengangkat rupiah.

Bahkan pemberitaan positif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memastikan permodalan 15 bank sistemik sesuai amanat Undang-undang Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK) dalam kondisi aman, tidak juga digubris pelaku pasar.

“Untuk itu, diharapkan kepanikan dapat mereda dan sentimen dari dalam negeri dapat lebih positif untuk menarik minat pelaku pasar terhadap rupiah sehingga pelemahannya dapat lebih tertahan,” ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Senin (7/5/2018).

Rupiah diestimasikan Reza akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.942 per USD dan resisten Rp13.929 per USD.

Sementara, dia menjelaskan, laju rupiah di akhir pekan cenderung mendatar pasca mengalami kenaikan mendekati level psikologis Rp14.000/USD. Pergerakan USD masih cenderung menguat terhadap sejumlah mata uang lainnya meski data ketenagakerjaan AS di bulan April di bawah estimasi.

Perekonomian AS menambahkan lapangan pekerjaan lebih rendah dari yang diharapkan dan meskipun tingkat pengangguran turun mendekati level terendah sebesar 3,9%.

“Di sisi lain, sikap BI yang merasa masih aman dengan adanya pelemahan nilai tukar rupiah tidak mendapat tanggapan positif dari pelaku pasar,” pungkasnya.

Share Button

Related Posts