December 13, 2018

Pelemahan Rupiah Diperkirakan Mulai Terbatas

Rupiah (ist)


intelijen – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) diperkirakan mulai terbatas. Kendati demikian, rupiah dinilai masih sulit untuk dapat menemukan momentum kenaikannya kembali.

“Pelemahan yang kembali terjadi pada rupiah cenderung diakibatkan adanya imbas dari pergerakan mata uang USD seiring efek psikologis yang ditimbulkan,” ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (25/4/2018).

Reza mewanti-wanti pelaku pasar untuk tetap mencermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju kenaikan rupiah kembali tertahan, atau bahkan melemah. Dia memperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.888/USD dan resistance Rp13.878/USD.

Sementara, pascamelemah beberapa hari terakhir, rupiah pada perdagangan kemarin tampak mencoba kembali berbalik menguat meski terbatas seiring masih adanya adanya imbas kenaikan laju USD.

Data yang bersumber dari Limas kemarin sore menunjukkan rupiah berada pada level Rp13.885/USD. Posisi tersebut memperlihatkan kenaikan tipis yang dialami rupiah dari level sebelumnya Rp13.890/USD. Sementara pagi ini, rupiah diperdagangkan menguat tipis di level Rp13.883/USD.

“Kembali menguatnya laju imbal hasil obligasi AS memberikan dorongan pada mata uang dolar seiring perkiraan akan dinaikkannya tingkat suku bunga The Fed. Akan tetapi, di tengah kenaikan tersebut pergerakan euro mencoba mengimbanginya sehingga imbas kenaikan dolar tidak terlalu besar,” jelasnya.

Share Button

Related Posts