August 19, 2018

Pejabat HAM PBB: Pembersihan Etnis Rohingya Terus Berlanjut

Ilustrasi (ist)


intelijen – Pembersihan etnis Muslim Rohingya oleh Myanmar terus berlanjut. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat senior hak asasi manusia PBB

Pernyataan ini muncul lebih dari enam bulan setelah serangan pemberontak memicu sebuah respon keamanan yang membuat hampir 700 ribu etnis Rohingya eksodus ke Bangladesh.

“Pembersihan etnis Rohingya oleh Myanmar berlanjut. Saya tidak berpikir kita bisa menarik kesimpulan lain dari apa yang telah saya lihat dan dengar di Cox’s Bazar,” kata Asisten Sekretaris Jenderal untuk Hak Asasi Manusia Andrew Gilmour.

“Tampaknya kekerasan yang meluas dan sistematis terhadap Rohingya tetap ada,” Gilmour menambahkan dalam sebuah pernyataan.

“Sifat kekerasan telah berubah dari pemerkosaan dan pemerkosaan massal yang hiruk pikuk tahun lalu ke kampanye teror yang intensitasnya lebih rendah dan kelaparan yang dipaksakan tampaknya dirancang untuk mengusir Rohingya yang tersisa dari rumah mereka dan ke Bangladesh,” tukasnya setelah kunjungan empat hari ke kamp-kamp pengungsi di distrik Cox’s Bazar di Bangladesh seperti dilansir dari Reuters, Selasa (6/3/2018).

Sebelumnya, Human Rights Watch (HRW) melaporkan pemerintah Myanmar telah menghancurkan setidaknya 55 desa yang pernah dihuni warga Muslim Rohingya dengan buldozer. Hal itu diungkap dengan bukti citra satelit.

Kelompok HAM itu mengatakan, penghancuran puluhan desa itu menjadi bukti kejahatan terhadap minoritas yang dianiaya.

Direktur HRW untuk Asia, Brad Adams, mengatakan bahwa penghancuran desa-desa tersebut disengaja untuk menyembunyikan bukti “kejahatan berat”.

“Pembersihan pemerintah terhadap puluhan desa hanya meningkatkan kekhawatiran tentang keluarga Rohingya yang akan pulang ke rumah,” katanya, yang dikutip dari situs HRW.

Share Button

Related Posts