January 17, 2017

PDIP Tegaskan Prabowo Bukan Ancaman di Pilpres 2019

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.


intelijen – Partai Gerindra dikabarkan akan kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) 2019-2024 pada pemilihan umum (Pemilu) mendatang.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristianto menganggap, pencalonan Prabowo bukanlah suatu ancaman. Namun, ia tetap menghargai keputusan internal Gerindra yang mengusung mantan Danjen Kopassus itu sebagai Capres 2019.

“Kami tidak pernah merasa ada ancaman. Kami hanya kokoh berdiri ketika ada pihak-pihak yang mau mengingkari pancasila dan kebhinekaan konstitusi kita. sehingga keputusan dari Partai Gerindra tersebut itu merupakan kedaulatan internal dan tentu saja di dalam kontes masih 2019 yang akan datang diperlukan sebuah tampilan, diperlukan sebuah opsi kepada rakyat tetapi PDI Perjuangan di dalam HUT partai tadi menegaskan bahwa kami kokoh berdiri di belakang pemerinahan pak Jokowi dan pak JK,” ujar Hasto di Jakarta Convention Center (JCC) usai menghadiri HUT PDI Perjuangan ke-44, Jakarta, Selasa (10/1/2017).

Selain itu, ujar Hasto, pencalonan Prabowo sebagai Capres tidak akan merusak komunikasi politik antara PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra.

“Kita sudah biasa dalam bekerja sama dan juga dalam berkompetisi. Itu hal yang biasa terjadi sehingga pilkada dan pemilu legislatif serta pemilu presiden rakyat sudah menunjukan kedewasaam politiknya. Kita tidak perlu memperlebar perbedaan-perbedaan yang ada. Karena semua proses untuk mencari pemimpin untuk bangsa,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengatakan, mungkin saja Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto akan mengumkan masalah calon presiden (capres) dalam ke-9 partai tersebut, pada 6 Februari 2017.

“Mungkin (ada pengumuman). Ini kan aspirasi dari bawah spontanitas yang kadang-kadang tidak direncanakan. Kemarin itu memang rapat koordinasi tentang pemenangan Anies-Sandiaga yang diusung oleh Gerindra-PKS,” kata Fadli di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Senin (9/1/2017).(TeropongSenayan)

Share Button

Related Posts