December 14, 2018

PBB: Myanmar Belum Siap Repatriasi Pengungsi Rohingya

Rohingya


intelijen – Myanmar belum siap untuk repatriasi pengungsi Rohingya. Hal itu diungkapkan pejabat senior PBB yang mengunjungi negara itu tahun ini. Myanmar diduga telah melakukan pembersijan etnis dan membuat hampir 700 ribu etnis Muslim Rohingya ke Bangladesh.

“Dari apa yang saya lihat dan dengar dari orang-orang – tidak ada akses layanan kesehatan, kekhawatiran tentang perlindungan, berlanjutnya pemindahan – kondisi tidak kondusif untuk kembali,” kata Ursula Mueller, Asisten Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, setelah kunjungan enam hari ke Myanmar.

Mueller diberikan akses langka di Myanmar, diizinkan untuk mengunjungi daerah-daerah yang paling terkena dampak di negara bagian Rakhine, dan bertemu dengan menteri pertahanan serta urusan perbatasan yang dikontrol tentara. Ia juga bertemu dengan pemimpin de-facto Aung San Suu Kyi dan pejabat sipil lainnya.

Eksodus Muslim Rohingya mengikuti tindakan keras 25 Agustus oleh militer di negara bagian Rakhine barat laut. Pengungsi Rohingya melaporkan pembunuhan, pembakaran, penjarahan dan perkosaan, sebagai reaksi atas serangan militan Rohingya terhadap pasukan keamanan.

“Saya meminta (pejabat Myanmar) untuk mengakhiri kekerasan dan bahwa kembalinya para pengungsi dari (kamp pengungsi Bangladesh di) Cox’s Bazar akan terjadi dengan cara sukarela, bermartabat, dalam solusi yang tahan lama,” tutur Mueller seperti dikutip dari Reuters, Minggu (8/4/2018).

Ditanya apakah ia percaya pada jaminan pemerintah Myanmar bahwa Rohingya akan diizinkan untuk kembali ke rumah mereka setelah tinggal sementara di kamp-kamp.

Share Button

Related Posts