October 17, 2018

Pakar Komunikasi: Isu “Kalajengking” Sukses Alihkan Perhatian Publik Soal TKA dan Kenaikan Harga

Joko Widodo (tribunnews)


intelijen – Video viral pidato Presiden Joko Widodo di sosial media yang menyebut racun Scorpion sebagai komoditas paling mahal di dunia, memunculkan polemik.

Apalagi dalam video itu Jokowi berseloroh, jika gubernur, bupati dan walikot ingin kaya cari saja racun kalajengking.

Pakar komunikasi Eliya, menilai, isu racun kalajengking yang disampaikan Jokowi telah berhasil mengalihkan perhatian publik terhadap isu-isu panas yang berkembang saat ini. Di antaranya, soal tenaga kerja asing (TKA), tewasnya dua anak kecil di acara bagi sembako, hingga naiknya harga-harga jelang Ramadhan.

“Kalajengking berhasil mengalihkan perhatian publik soal TKA, soal drama hestek #2019GantiPresiden vs #DiaSibukKerjaApa, alihkan perhatihan dari tewasnya 2 anak kecil di acara bagi sembako, alihkan perhatian dari harga harga yang terus naik (jelang Ramadhan),” tegas Eliya di akun Twitter @eliya_mkom.

Pengamat sosial politik Ardi Wirdamulia turut mengomentari pidato viral Jokowi tersebut. Ardi mengingatkan, Jokowi harus “ditahan” untuk tidak berpidato tanpa teks.

“Gue udah bilang. Pak Jokowi itu musti ditahan untuk ngomong ngga pakai text. Segala urusan bisa jadi bahan ketawaan. Kalajengking. LOL,” tulis Ardi di akun @awemany.

Ardi memastikan bahwa pidato Jokowi soal kalajengking itu bentuk improvisasi Jokowi sendiri. “Bua ha ha. Yang nulisin pidato Pak Jokowi ya ngga mungkinlah nyuruh orang nyari racun kalajengking. Itu pasti improvisasi. Di luar text. Mungkin becanda. Tapi ya gitu deh..:p” sindir @awemany.

“Apa komoditas yang paling mahal di dunia? Pasti banyak yang menjawab emas,” kata Jokowi dalam pidato viral tersebut.

“Ada fakta yang menarik yang saya dapat dari informasi yang saya baca. Komoditas yang paling mahal di dunia saat ini adalah racun dari scorpion, racun dari kalajengking. Harganya 10,5 juta US Dollar per liter. Artinya berapa? 145 milliar per liter,” lanjut Jokowi.

“Jadi Pak Gubernur, Pak Bupati, Pak Walikota, kalau mau kaya cari racun kalajengking,” kata Jokowi.

Share Button

Related Posts