December 12, 2018

Ormas PGN Tolak Ustadz Abdul Somad di Semarang, Guru Besar UI: Ini Mencemarkan NKRI

Amien Rais dan Ustadz Abdul Somad (ist)


intelijen – Organisasi massa Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Tengah, bersikeras menolak dakwah Ustadz Abdul Somad (UAS) di Kota Semarang, Jawa Tengah.

PGN menolak kehadiran UAS karena penceramah kelahiran Silo Lama, Asahan Sumatera Utara itu sebagai tokoh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Penolakan itu disesalkan banyak pihak. Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Nazaruddin Sjamsudin turut menyesalkan penolakan ceramah UAS itu.

“Polri, apa reaksimu? Kalo orang bisa berbuat semaunya, apakah ini bukannya mencemarkan NKRI? Bagaimana kalo daerah-daerah lain nanti meniru, bukankah itu akan menimbulkan masalah buat Polri juga?” tulis Nazaruddin di akun Twitter @nazarsjamsuddin menanggapi tulisan bertajuk “Ormas PGN Ngotot Tolak Ceramah Ustaz Abdul Somad di Semarang”.

Pangamat sosial Ferry Koto meminta Polri segera menangkap siapa di belakang PGN. “Waduh iki organisasi opo maneh. Coba polisi @DivHumas_Polri segera tangkap siapa dibelakang organisasi ini. Gunakan UU Ormas, karena organisasi mereka bertentangan dengan Pancasila dan Konstitusi yang memberi jaminan kebebasan beragama,” tegas Ferry di akun @ferrykoto.

Seperti diketahui, Patriot Garuda Nusantara dideklarasikan oleh Pemimpin Pondok Pesantren Sokotunggal, Semarang, Jawa Tengah, KH Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril. PGN dibentuk dengan alasan untuk meredam radikalisme.

“Nah ini ada info, tangkap sekalian. Cc: @DivHumas_Polri @poldajateng_,” tulis @ferrykoto menanggapi kicauan akun @wekakuncara yang sebelumnya menulis ” PGN itu sudah lama adanya, Pak. Pimpinannya Gus Nuril”.

Menurut Ferry, tudingan bahwa UAS anti NKRI adalah fitnah. “Cc Pak @jokowi. Inilah kejadian yang hanya ada di era Bapak. Koq bisa terjadi? Padahal jelas-jelas tuduhan UAS anti NKRI adalah fitnah. Buktinya TNI AD saja mengundang UAS ceramah. Coba Bapak pikirkan, kenapa polisi @DivHumas_Polri terkesan tdk bisa bertindak tegas pada ormas ini. Ada apa?” tulis @ferrykoto.

Sebelumnya, Ketua PGN Jawa Tengah, Mohammad Mustofa Mahendra membenarkan, jika pihaknya menolak kehadiran Ustaz Somad di Semarang.

“Somad itu kan HTI. Kok masih diberi ruang (ceramah). Walau mulutnya sudah bilang sudah tobat,” kata Mustofa seperti dikutip viva (25/07).

Share Button

Related Posts